www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
DPRD Riau Sebut Manajemen Pekanbaru Perlu Diperbaiki, Tak Hanya Sekedar Teori
Jumat, 07-06-2024 - 15:31:28 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com--PEKANBARU - Pengamat Tata Kota, Mardianto Manan, yang juga selaku Anggota DPRD Provinsi Riau Komisi I, mengatakan manajemen Pemko Pekanbaru perlu diperbaiki dan tidak hanya sekedar teori.

"Manajemen kuncinya, misalnya kalau sampah ya dibersihkan semua, lancarkan airnya," ujar Mardianto Manan kepada Haluanriau.co pada, Jum'at (7/6/2024).

Mardianto Manan juga mengatakan pendangkalan sungai akibat sedimentasi harus dilakukan pengerukan dan dibuat master plannya.

"Banjir itu juga karena pendangkalan sungai, dikeruk bisa juga, jadi sedimentasi itu hilang," ujar Mardianto.

Mardianto juga mengatakan penyebab dari banjir Pekanbaru dikarenakan drainase yang tidak interkoneksi.

"Penyebab banjir itu drainase yang tidak terhubung, bagusnya ada interkoneksi saluran air," ujar Mardianto.

Mardianto juga menyebut terkait masalah banjir, perguruan-perguruan tinggi di Pekanbaru sudah sering melakukan kajian dan tentunya salah satu penyebab lainnya adalah sampah.

Menurutnya masalah sampah dan TPS ilegal ini tidak ada peraturan yang jelas, dimana letak TPS ilegal dan legal tersebut harus diperjelas

Mardianto Manan juga mengatakan pembangunan ruko acapkali membuat pendangkalan drainase makin parah.

"Pengawasan perizinan di sepanjang sungai dan drainase terkesan pembiaran oleh Pemko Pekanbaru, gorong gorong di depan ruko acapkali memperkecil badan sungai dan aliran air, tentunya harus perketat lagi pengawasan IMB," ujar Mardianto.

Mardianto juga menyoroti permasalahan kemacetan kota Pekanbaru, ia mengatakan membludaknya kendaraan, dan tentunya menurutnya perlu adanya pengaturan kendaraan

Mardianto juga mengatakan "Pak Ogah" juga menjadi penyebab kemacetan Kota Pekanbaru, menurutnya harus ditindak tegas dan ditertibkan

"Kota sudah modern tradisional, masih juga pakai cara cara tradisional, misalnya dibuat pelican, ataupun alarm gitu," ujarnya(***)

Sumber: Haluanriau.co




 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Sebut Manajemen Pekanbaru Perlu Diperbaiki, Tak Hanya Sekedar Teori
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved