Ditlantas Polda Riau Luncurkan Program 'Bung Selamat' : Tekan Angka Kecelakaan Angkutan Umum
Riau12.com--PEKANBARU- Direktorat Lalu Lintas Polda Riau secara resmi meluncurkan program Bung Selamat. Di mana, Bung Selamat tersebut merupakan akronim dari bulan angkutan umum berkeselamatan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan,. program ini berlangsung 20 Mei sampai dengan 19 Juni 2024. Dengan sasaran menciptakan lalu lintas yang aman, tertib lancar dan berkeselamatan.
"Program tersebut guna menindaklanjuti arahan Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan beberapa waktu lalu. Tujuan utamanya untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan angkutan umum, baik kendaraan angkutan barang maupun kendaraan angkutan orang," ujar Kombes Taufiq, Rabu (22/5/2024).
Kombes Taufik menjelaskan sasaran dari program "Bung Selamat" ada tiga. Pertama bagaimana mewujudkan perilaku pengemudi angkutan umum yang berkeselamatan, kedua mewujudkan kendaraan angkutan umum yang berkeselanatan.
Kemudian ketiga adalah bagaimana melakukan rekayasa lantas titik-titik daerah rawan laka lantas.
"Kita bersinergi dengan semua stakeholder terkait bagaimana menekan angka kecelakaan di Provinsi Riau yang melibatkan kendaraan angkutan umum. Baik kendaraan mengangkut barang maupun angkutan orang, maka kita hadirkan program bulan angkutan umum yang kami sebut Bung Selamat," jelas Taufiq.
Beberapa rencana kegiatan Ditlantas Polda Riau yaitu melaksanakan rapat forum lalu lintas dan angkutan jalan untuk membuat kebijakan bersama dalam menekan angka laka lantas yang melibatkan kendaraan angkutan umum, melaksanakan sinergi dengan Dishub dan BPTD.
"Kemudian melakukan pengecekan laik kendaraan angkutan umum baik di terminal maupun pol dan ditempat parkir kendaraan angkutan umum, edukasi dan pelatihan kepada para sopir angkutan umum dengan melibatkan diklat tenaga kerja kementerian maupun provisi," ucapnya.
Bahkan, Ditlantas Polda Riau juga mengedukasi sekolah-sekolah mengemudi yang terakreditasi, melakukan pengecekan kesehatan dan narkoba kepada para sopir angkutan umum.
Di samping itu, kata Taufiq, pihaknya juga melakukan penegakan hukum gabungan kepada kendaraan-kendaraan angkutan umum yang melanggar "ODOL" serta melakukan rekayasa lantas terhadap daerah-daerah yang rawan laka lantas.
"Melalui program Bung Selamat ini yang juga dilaksanakan serentak di seluruh Satlantas Jajaran Polda Riau. Saya berharap angka kecelakan lalu lintas, kemacetan dan pelanggaran ODOL angkutan umum dapat kita tekan semaksimal mungkin," imbuhnya.
Kombes Taufiq berpesan agar masyarakat mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan saat berkendara, berkendaralah yang tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas yang ada, jangan ugal-ugalan di jalan raya, melalui Program Bung Selamat ini.
"Mari kita wujudkan berkendara yang penuh berkeselamatan, Program Bung Selamat ini kita gelar selama satu bulan penuh, baik itu Ditlantas Polda Riau bersama Istansi terkait dan stakeholder. Program tersebut juga akan dilaksanakan oleh Satlantas jajaran bersama istansi samping," kata Taufiq.
Sedangkan untuk pengusaha angkutan umum dan para driver, Taufiq berpesan agar lebih meningkatkan kesadaran saat berkendara, cek kondisi fisik kendaraan angkutan yang digunakan sebelum beraktivitas. Seperti lampu rem, lampu sen, kondisi ban kendaraan dan kelengkapan lainnya.(***)
Sumber: Riaupos.co
Komentar Anda :