www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pemilu Sudah di Depan Mata, Ini Hal Yang Diharapkan Pengembang Kepada Pemerintah Baru
Jumat, 26-01-2024 - 13:30:18 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Jakarta - Agenda pemilihan umum (pemilu) sudah di depan mata. Untuk pemungutan suara akan dilakukan pada 14 Februari 2024.
Selanjutnya akan dihitung hasil pemungutan suara dan tak lama akan diumumkan pemenang pemilu. Dengan ditetapkannya presiden dan wakil presiden yang baru tentunya akan ada kebijakan yang baru juga.

Untuk itu, ada beberapa hal yang diharapkan pengembang kepada pemerintahan baru di sektor properti. Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Joko Suranto berharap pemerintah dapat membuat program yang realistis di sektor properti. Ia juga berharap ada banyak investasi di sektor padat karya.

"Yang ketiga, ajak bicara pengusaha swasta karena mereka yang melakukan pembangunan ini dan pemerintah tidak bisa sendirian. Kita tidak merasa lebih baik, kita juga tidak pengin menggurui pemerintah, hanya saja kita adalah partner, kita adalah pelaku sehingga apa yang menjadi kebijakan itu bisa menjadi suatu hal yang positif, produktif," ujarnya dalam media gathering di Plataran, Jakarta, ditulis Jumat (26/1/2024).

Joko menyarankan agar pemerintah tidak hanya memberikan proyek kepada BUMN atau pusat saja, tetapi juga membaginya kepada UMKM juga. Hal itu supaya masyarakat juga bisa merasakan multiplier effect sehingga pendapatan masyarakat juga bisa meningkat.

Tak hanya itu, Joko juga berharap akan ada kementerian khusus di sektor perumahan dan perkotaan. Sebab, pada 2035 mendatang diperkirakan penduduk Indonesia sebesar 304 juta dan 66%-nya hidup di perkotaan. Maka dari itu, peran Kementerian Perumahan dan Perkotaan dianggap sangat vital.

"Kalau tidak ada pihak yang secara bertanggung jawab memiliki kewenangan untuk merencanakan dan mengaktivasinya, men-deliver, maka rumah kumuh, subsidi bahan bakar itu akan semakin besar dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin jauh," pungkasnya.

Sumber: detik.com



 
Berita Lainnya :
  • Pemilu Sudah di Depan Mata, Ini Hal Yang Diharapkan Pengembang Kepada Pemerintah Baru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved