www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Mendapat Ilmu Panen dan Pascapanen, 55 Pekebun Kelapa Sawit di Riau Senang
Jumat, 16-06-2023 - 11:45:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Sebanyak 55 pekebun kelapa sawit di Riau mengaku senang, lantaran mereka mendapat ilmu panen dan pascapanen perkebunan kelapa sawit. Puluhan pekebun kelapa sawit ini, 30 orang peserta berasal dari Kabupaten Siak dan 25 orang peserta berasal dari Kabupaten Kampar.

Pelatihan ini merupakan program pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit (SDMPKS). Digelar 2 kelas secara paralel. Dilaksanakan pada tanggal 12-16 Juni 2023 di Hotel Bono, Kota Pekanbaru, Riau. Kegiatan pelatihan diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan dan IPB Training (PT Global Scholarship Services Indonesia).

Pekebun dari Kabupaten Siak, bernama Darwin mengaku sangat bersyukur, karena telah diundang pada pelatihan ini. Ia berharap ke depannya ada pelatihan lanjutan untuk pekebun kelapa sawit di Siak, Riau. "Saya sangat bersyukur karena mendapat Ilmu yang tak pernah didapat. Selama ini kami belajar panen dan pascapanen kelapa sawit secara otodidak," ungkap Darwin, saat penutupan acara pelatihan, pada Jumat (16/6/2023).

"Pelatihan ini sangat berkesan. Jika ada pelatihan lanjutan kami siap diundang lagi. Karena Ilmu perkebunan ini sangat penting bagi pekebun perkebunan kelapa sawit," imbuh Darwin.

Sementara, seorang peserta dari Kabupaten Kampar, bernama Dermawan menuturkan, ia telah mengikuti pelatihan tersebut selama empat hari. Berbagai teknik panen dan pascapanen ia pelajari langsung dari narasumber yang berkompeten.

"Selama empat hari kami menerima materi pelatihan yang bagus. Ini ilmu baru bagi kami. Jadi apa yang didapatkan pada pelatihan ini bisa kami bawa pulang dan ilmu ini kami akan sebarkan ke pekebun lainnya," ujar Dermawan.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli menyambut baik atas dilaksanakannya pelatihan tersebut. Dikatakan dia, pelatihan ini guna mendukung upaya pemerintah dalam menjaga peran perkebunan kelapa sawit pekebun secara berkesinambungan.

"Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan hasil perkebunan kelapa sawit di Riau. Satu di antara upaya yang dilakukan adalah memberikan pelatihan panen dan pascapanen kepada pekebun kelapa sawit di Riau," ujarnya.

Disampaikan, luas komoditi kelapa sawit di Provinsi Riau menurut data Direktorat Jenderal Perkebunan kelapa sawit seluas 3,38 juta hektare. Jumlah ini merupakan luas kebun kelapa sawit nomor satu di Indonesia yang luasnya mencapai 16,8 juta hektare (20,08%).

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkebunan kelapa sawit merupakan penggerak utama atau pilar utama ekonomi Riau, karena sebarannya yang sangat luas dan melibatkan 823.026 KK petani (data tahun 2019).

Jika diasumsikan 1 KK terdiri dari 4 orang, maka sekitar 3,37 juta orang menggantungkan hidupnya dari sektor perkebunan, atau sekitar 52,7% dari jumlah penduduk di Provinsi Riau yang sebanyak 6,8 juta orang.

Zulfadli menyadari, bahwa banyak kendala dihadapi untuk dapat melaksanakan  pembangunan dan pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan. "Konsep-konsep pembangunan untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan petani, secara bertahap terus diupayakan. Solusinya, antara lain dengan memberikan pelatihan teknis maupun non teknis kepada para petani," ujarnya.

Adapun narasumber yang dihadirkan pada pelatihan tersebut di antaranya, Tim narasumber dari IPB University, Dr Ir Hariyadi, MS, Ir Sri Hermawan, Dr Ir Supijatno, MSi, dan Ir Sofyan Zaman, MP.(mcr)



 
Berita Lainnya :
  • Mendapat Ilmu Panen dan Pascapanen, 55 Pekebun Kelapa Sawit di Riau Senang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved