www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
BPKAD Riau Buka Klinik Rasionalisasi
Kamis, 08-11-2018 - 10:55:01 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com, PEKANBARU-Sebagaimana informasi sebelumnya, Pemprov Riau ditargetkan bisa merasionalisasikan anggaran yang ada pada seluruh OPD. Hal ini dilakukan mengingat tunda salur dari pemerintah pusat masih terus berlanjut. Ditargetkan rasionalisasi anggaran mencapai Rp1 Triliun.  Jadi, untuk mengantisipasi terjadinya tunda bayar pada kegiatan yang ada di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKA), membuka klinik bagi seluruh OPD. Dalam dua hari BPKAD telah menerima sebanyak 20 OPD yang datang dengan membawa langsung data-data yang akan diselesaikan oleh BPKAD, dalam rangka merasionalisasikan anggaran yang ada di OPD, pasca keluarnya surat resmi dari Sekdaprov Riau beberapa hari yang lalu.  Kepala BPKAD Riau, Syahrial Abdi, mengatakan, pihaknya membuka klinik untuk memberikan penjelasan terkait dengan manajemen kas daerah. Klinik tersebut bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada OPD guna menyisir mana kegiatan yang bisa dilakukan efesiensi, sebagai upaya menutupi defisit anggaran dan mengantisipasi adanya tunda bayar.  "Yang sudah masuk itu ada 20 OPD, kami meminta setiap OPD yang datang membawa data lengkapnya. Selama ini rasionalisasi tidak berjalan sempurna, makanya dibuka klinik ini. Terbukti sudah banyak yang menerima hasil klinik," sebut Syahrial, Kamis (8/11/2018). "Penyakit OPD itu kan mereka yang tau. Kalau mereka tak cerita mana kita tau apa persoalannya. Sepanjang OPD bawa data keluhan, Insya Allah hanya butuh waktu 10-15 menit untuk di diagnosa, mana yabg harus di pangkas," sebut Syahrial.  Tapi sepanjang OPD tak mengetahui apa persoalan di instansinya, lanjut mantan Penjabat Bupati Kampar ini, maka proses pendampingan membutuhkan waktu sedikit lama.  "Upaya ini karena kita ingin mencoba menghapus defisit di tahun anggaran berjalan. Jadi itu yang kita lakukan menindaklanjuti surat Sekda kemarin," katanya. Dengan telah dilakukannya pemangkasan anggaran yang telah dilakukan, maka untuk kekhawatiran tunda bayar pada tahun ini, yang akan dibayarkan pada APBD 2019 tidak akan terjadi. Karena menurut Syahrial, dari hasil pemangkasan masih banyak OPD yang menganggarkan anggaran yang tidak penting. Mulai deri pembelian kursi, meja, bangunan, dan kegiatan-kegiatan yang bisa di PL kan. "Jadi kita targetkan tidak ada tunda bayar dari hasil klinik ini. Banyak kegiatan yang tidak penting dan bisa di tunda untuk dilaksanakan di tahun depan. Berapa yang telah di pangkas itu nanti akan disampaikan Sekda," kata Syahrial. Sumber : goriau.com / redaktur : rml



 
Berita Lainnya :
  • BPKAD Riau Buka Klinik Rasionalisasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved