www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Di Ambon Harga Cabai Meroket Rp 80 Ribu per Kg
Jumat, 30-06-2017 - 11:04:31 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-AMBON-Cabai rawit di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku setelah Lebaran 2017 memasuki akhir bulan Juni 2017, harganya kembali bergerak naik menembus Rp 80 ribu per kg.

Pada Pasar Mardika dan Batu Merah, Jumat (30/6) pagi, para pedagang mematok harga cabai rawit bervariasi mulai Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kg, dan harga ini bergerak naik dari Rp 55 ribu per kg, sedangkan harga eceran Rp 10 ribu cupa (cupa, ukuran satu kaleng susu kental manis cap Nona), dan Rp 5 ribu per tumpuk kecil.

Harga cabai keriting juga naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kg, dan eceran Rp 10 ribu per tumpuk kecil. "Kondisi seperti ini memang sudah diperkirakan beberapa hari sebelumnya, seusai lebaran pasti terjadi perubahan harga cabai, mengingat stok akan berkurang akibat Pulau Ambon saat ini hujan turun siang dan malam," kata Dullah, pedagang di Pasar Mardika.

Dia mengakui sekarang ini stok cabai rawit maupun keriting cukup tersedia, tetapi arus pasokan mulai berkurang sehingga ikut mempengaruhi harga di pasar. "Barang kebutuhan pokok ini tidak bisa tersimpan lama terutama saya dan teman-teman di pasar tidak mememiliki lokasi simpanan yang memadai," ujarnya lagi.

Juli, ibu rumah tangga warha kawasan Batu Gantung, Kelurahan Mangga Dua terlihat kesal dan mengeluhkan harga cabai ini sudah tidak jelas lagi padahal masih ada stok, tetapi harganya naik melambung tinggi. "Mungkin saja sengaja dinaikkan sejak awal, supaya pada saat cabai susah di pasar mereka tinggal memainkan harga untuk mencari keuntungan," ujarnya pula.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan memasak yakni ikan rica-rica di rumah terpaksa membeli eceran yakni dua cupa Rp 20 ribu. Kenaikan harga cabai juga diikuti dengan kenaikan harga bawang merah maupun putih, walaupun patokan harga masih sama yakni Rp 45 ribu per kg, namun patokan harga ini telah mengalami kenaikan.

Patokan harga bawang di Pasar Mardika sama dengan di Pasar Batu Merah, dengan para pedagang menaikkan harga dari Rp 40 ribu menjadi Rp 45 ribu per kg, kecuali bawang merah pada beberapa lokasi tertentu masih ditemui pedagang menjual dengan harga Rp 40 ribu per kg, sedangkan eceran Rp 5 ribu per tumpuk kecil.(r12/rpka)



 
Berita Lainnya :
  • Di Ambon Harga Cabai Meroket Rp 80 Ribu per Kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved