www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Amien Rais Kritik Pedas Kinerja Pemerintahan Jokowi
Minggu, 21-05-2017 - 21:16:31 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Mantan Ketua MPR Amien Rais kembali melontarkan kritik pedas terhadap kinerja Presiden Jokowi.

Ia mengatakan banyak ketimpangan yang terjadi setelah hampir tiga tahun berkuasa.

Pertama, kata Amien, Pemerintahan Jokowi tidak menunjukan sikap simpatik terhadap ulama. Bahkan, cenderung ingin menjauhkan ulama.

"Pak Jokowi, Anda ini ada kesan bukan presiden untuk semua anak bangsa karena untuk umat Islam Anda tidak begitu simpatik. Jadi umat Islam, ulamanya dikriminalisasi bahkan demonisasi. Demon itu hantu yang dikejar-kejar, menakutkan. Pak Jokowi hargai umat Islam Indonesia," ujar Amien Rais saat memperingati 19 tahun reformasi di Gedung PP Muhammadiyah Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (20/5) malam.

Lebih lanjut, Amien mengkritisi sikap pemerintah terkait masa depan Freeport. Amien mengibaratkan Indonesia seperti ayam bertelur emas, saking kayanya Indonesia, namun bodohnya yang dijual ayamnya bukan telurnya.

"Saudara-saudara, ini ada perkembangan aneh tahun 2021 jadi empat tahun lagi sesungguhnya kontrak kita dengan Freeport sudah selesai. Jangan diperpanjang lagi karena Freeport ini tambang emas terluas di dunia. Tapi tampaknya, Jonan dan Archandra sepertinya mau memperpanjang kontrak kita dengan Freeport sehingga penjajahan ekonomi di Papua terus berjalan yang seharusnya disudahi," ujarnya.

Kritik Amien yang ketiga soal penegakan hukum yang dinilai sangat diskriminatif.

"Bukan tebang pilih lagi, tapi super diskriminatif. Irman Gusman ketua DPD kena OTT nilai Rp100 juta dihukum 4,5 tahun penjara. Tapi Ahok dalam kasus sumber waras dengan nilai Rp200 miliar dan BPK sudah membuktikan itu, tapi alasannya Ahok tidak berniat jahat, ini luar biasa," kata Amien.

Politisi senior PAN ini meminta agar Jokowi mendengarkan pendapat dan masukan dari berbagai pihak kalau tidak ingin bangsa ini bangkrut. (ucn)



 
Berita Lainnya :
  • Amien Rais Kritik Pedas Kinerja Pemerintahan Jokowi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved