Dinobatkan Sebagai Kapal Tercanggih Indonesia, Spesifikasi KRI RE Martadinata-331 Mencengangkan!
Riau12.com-Kapal Perang KRI Raden Eddy Martadinata 331 dikukuhkan di Dermaga Pondok Dayung TNI AL, Jakarta Utara.
Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang didampingi oleh Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi.
KRI RE Martadinata ini merupakan kapal pertama dari proyek kapal SIGMA 10514 PKR (Perusak Kawal Rudal).
Penandatanganan kontrak kapal ini dilakukan oleh Departemen Pertahanan Indonesia dengan perusahaan Kapal Belanda, Damen Schielde Naval Shipbuilding (DSNS) pada 10 Juni 2012.
Melansir Kompas.com, Kapal Perang RE Martadinata-331 ini menjadi kapal perang tercanggih yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia.
Kapal ini dikukuhkan sebagai kapal pimpinan atau flagship.
Laksamana Ade Supandi pun mengatakan, dalam masa-masa damai seperti ini, RE Martadinata-331 akan ditugaskan menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Lalu bagaimana spesifikasi dari kapal tercanggih Indonesia ini? Berikut penjabarannya!
Kapal tempur yang berpanjang 105,01 meter, lebar 14,02 meter, darft 5,73 meter dan berbobot penuh 2.946 ton ini menerapkan teknologi siluman (stealth) yang mengeliminasi tampakan kapal dari layar sensor kapal musuh.
Kapal kombatan yang mampu melaju hingga kecepatan 28 knot ini didesain untuk menjalankan berbagai misi yaitu peperangan anti kapal atas air, peperangan anti kapal selam, peperangan anti serangan udara dan peperangan elektronika.
Pelaksanaan pembangunan sebelumnya dilakukan oleh DSNS dan PT PAL Surabaya.
Pemotongan alat baja pertama (first steel cutting) dilakukan di Vlisingen, Belanda pada tanggal 15 Januari 2014 dan peletakan tunas dilakukan di PT PAL 16 April 2014.
Fregat ini merupakan kapal kombatan utama TNI AL pertama yang dibangun di galangan dalam negeri.
Kapal ini merupakan kapal kelima yang menerapkan teknologi SIGMA.
Kehadirannya akan memperkuat jajaran satuan kapal eskorta TNI AL dan mengingat tingkat teknologi di antara kapal kapal tempur TNI AL lainnya, KRI Raden Eddy Martadinata - 331 dikukuhkan sebagai kapal pimpinan atau flagship.
Adapun persenjataan yang dimiliki KRI Raden Eddy Martadinata 331 antara lain Mariam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun.
Senjata itu dalam kondisi bertempur, di bawah kubah, meriam dengan reaksi super cepat ini bisa disiapkan 80 peluru siap tembak.
Lalu Rudal Exocet MM40 Block 3, yang jarak jangkaunya bisa sampai sejauh 180-200 km.
Rudal Anti Serangan Udara Mica merupakan rudal anti serangan udara yang dirancang untuk bisa dioperasikan dalam waktu singkat.
Selain itu, juga bisa beroperasi di segala cuaca serta dapat menyergap sasaran sejauh 20-25 km dengan ketinggian 9144 meter.
Lalu Pengecoh Rudal Terma SKWS DLT 12T merupakan perangkat yang memiliki kemampuan membelokkan arah rudal, mengacaukan sensor rudal, mengacaukan jammer hingga mengecoh sinar infra red dan frekuensi radio yang digunakan rudal udara ke permukaan.
Yang terakhir, Torpedo A 244S merupakan jenis torpedo ringan berpandu yang memiliki kemampuan khusus dapat mengincar sasaran di perairan dangkal.
Serta Meriam Close In Weapon System (CIWS) Millennium 35 mm untuk menangkis serangan udara dan ancaman permukaan jarak dekat.
Mengutip Kompas.com, kapal perang juga dilengkapi dengan ruang rapat.
Saat peresmian KRI RE Martadinata-331, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menuliskan kesannya di dalam ruangan itu.
Di sebelah ruang rapat, terdapat ruang VIP.
Jejeran sofa merah menjadi tempat menghilangkan penat.
Dengan teknologi terbaru kapal perang ini, pemerintah menghabiskan dana sekitar 340 juta dollar AS.
Pengerjaan kapal memakan dana 220 juta dollar AS, sisanya digunakan untuk peralatan di dalam kapal yang menampung 111 orang personel.(ucn)
Komentar Anda :