www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Miris, Jumlah Penderita HIV/AIDS di Sumbar Capai 1.192 Orang
Sabtu, 03-12-2016 - 14:23:00 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com - PADANG - Di Sumatera Barat, jumlah penderita HIV/AIDS sudah sangat mengkawatirkan angkanya, bahkan sangat fantastis mencapai 1.192 orang yang tersebar seluruh kabupaten/kota pada tahun 2016.

Jumlah tersebut masih angka kumulatif yang dihimpun Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumbar serta usia yang sangat rawan dan rentan terkena penyakit Human Immunodeficiency virus berkisar 15 sampai 19 tahun.

"Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat mengkhawatirkan dan kasusnya ditemukan di kabupaten dan kota di Sumbar," kata Sekretaris KPA Sumbar Efrida Aziz, Sabtu (3/12/2016).

Menurutnya, penderita HIV/AIDS atau penyumbang terbanyak itu berasal dari masyarakat yang terlibat hubungan homoseksual atau penyuka sesama jenis, yakni antara laki-laki dengan laki-laki. Kemudian melaluhi pergaulan bebas atau berhubungan badan secara bebas, kumpul kebo, penggunaan narkoba dengan jarum suntik, dan sejumlah faktor lainnya.

"Dengan kondisi ini KPA meminta kepala daerah se-Sumbar untuk menyikapi persoalan tersebut dengan serius dan sungguh-sungguh. Dengan peran pemerintah setempat, kita berkayakinan penyebaran virus ini bias dikurangi,' terangnya.

Sementara itu, KPA sedang fokus menyosialisasikan agar penyakit itu tidak merambah di Sumbar. Sosialisasi lebih intens akan dilakukan ke sekolah menengah karena remaja pada usia ini paling rentan dengan berbagai macam pergaulan yang merusak dan dapat berujung terjangkit virus HIV/AIDS.

"Umur 15-19 tahun paling rawan terjangkit karena mereka masih memiliki kepribadian yang mudah terpengaruh dengan hal-hal yang bersifat buruk," sambungnya.

Menurut Efrida, cara paling efektif mencegah penyakit itu tidak menjalar kepada orang lain memulai dari diri sendiri dan orang yang tinggal pada lingkungan sekitar.

"Kita juga saling mengingatkan keluarga agar menjauhi penyebab yang bisa menularkan virus tersebut,"pungkasnya. (2/oz)r1



 
Berita Lainnya :
  • Miris, Jumlah Penderita HIV/AIDS di Sumbar Capai 1.192 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved