Klaim Asuransi, Bule Australia Buat Laporan Palsu di Bali
Selasa, 02-08-2016 - 22:53:51 WIB
 |
Ilustrasi
|
Riau12.com-BADUNG - Warga Australia bernama Benjamin James Silver (28) dan Tallis Knight (28) diduga telah membuat laporan palsu untuk mendapatkan klaim asuransi kesehatan dari negaranya saat berwisata di Pulau Bali.
Petugas Polsek Kuta dibuat kesal dengan ulah turis itu lantaran melaporkan diri telah dikeroyok oleh sekelompok orang di Jalan Popies, Kuta, Bali. Namun faktanya, saat mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi, polisi tidak menemukan adanya pengeroyokan.
"Korban pada saat itu melapor pada Minggu 31 Juli 2016 sekira pukul 14.15 Wita dan petugas kami melakukan pengecekan ke TKP bersama korban, tetapi dia menolak. Alasannya karena capek," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Arya Seno Wimoko seperti dilansir Okezone.com, Selasa (2/8/2016).
Saat dilakukan pengecekan lagi di TKP pada Senin 1 Juli 2016, namun bule Australia itu mengubah keterangannya yang semula kejadiannya pukul 22.00 menjadi 03.00 Wita. "Dia terlihat gugup ketika menjawab dan malah tidak mau menjawab lagi," tambahnya.
Penasaran dengan gelagat Benjamin, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi. Dari tiga saksi tersebut dua di antaranya tidak melihat adanya aksi pengeroyokan di Hotel Bounty, Kuta, Legian.
"Nah, di saksi ketiga ini ada tulang ojek yang kebetulan mengantarnya. Dari pernyataan dia didapat bahwa korban hendak memalsukan laporan untuk mengklaim asuransi," tutur Seno.
Saksi ketiga yakni I Made Mantra (27) menerangkan bahwa pada Minggu 31 Juli 2016 sekira pukul 20.00 Wita, dia sedang duduk di depan Hotel Bounty. Kemudian melihat Benjamin keluar dari hotelnya dan menawarkan jasa ojek kepada tamu tersebut.
Benjamin ketika itu minta diantar Mantra ke Rumah Sakit BIMC dan sesampainya di lobi, Benjamin bertemu dengan Tallis Knight (28) dan memintanya untuk mengantar temannya tersebut ke Hotel Bounty.
Di dalam perjalanan pulang ke hotel, dia sempat bertanya kepada pelanggannya itu tentang keberadaannya di rumah sakit tersebut. Dia menjawab, ada temannya mengalami patah tulang kaki karena berkelahi di Legian.
“Besok saya mau ke kantor polisi untuk mengubah laporan, karena kalau kejadian di dalam bar atau dalam keadaan mabuk pihak asuransi tidak akan mengklaim asuransinya. Jadi kejadiannya itu dibuat di jalan dekat Hotel Bounty agar asuransinya bisa diklaim," tandasnya.
Warga Australia tersebut diketahui telah pulang ke negaranya dan polisi masih mendalami kasus itu. (r12)
Komentar Anda :