www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Inilah Kronologi Agus Mutilasi Wanita Hamil Hingga Melarikan Diri
Jumat, 22-04-2016 - 16:54:07 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA-Kronologi Agus Mutilasi Wanita Hamil Hingga Melarikan Diriusmayadi alias Agus (32) tampaknya berharap agar aksinya tak terendus aparat kepolisian. Usai menewaskan nyawa Nur Astiyah alias Nuri (34), ia segera memutilasi tubuh kekasihnya itu dengan menggunakan golok dan gergaji kayu. Lalu bagaimana kronologisnya?

Agus memiting leher Nuri dengan tangan kanannya selama 30 menit. Sadar korban sudah tak bernyawa, Agus melepaskan pitingan itu dan menginap di mess Rumah Makan Gumarang, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Senin, 11 April 2016

Agus kembali ke rumah kontrakannya. Dibenaknya terbesit keinginan untuk menghilangkan jejak. Ia melihat sekeliling dan mendapati adanya golok di bawah kulkas. Sontak ia mengambil golok tersebut dan memotong lengan kanan dan kiri Nuri. Malamnya, ia pergi ke Pasar daerah Cikupa untuk membeli plastik sampah. Tak lupa ia mengajak Erik untuk membuang potongan tangan itu ke sungai.

Selasa, 12 April 2016

Dini hari, Agus sudah kembali lagi ke rumah kontrakannya. Ia berupaya memotong pangkal paha kanan dan kiri Nuri dengan golok, namun ternyata bagian itu tidak bisa dipotong dengan golok karena keras.

Akhirnya, ia menjual handphone korban dan dihargai Rp500 ribu. Ia bergegas membeli golok dan kasur lipat untuk membersihkan darah korban. Malamnya, kedua kaki korban baru berhasil dipotong dan langsung ia bungkus ke dalam kantong plastik sampah. Kasur lipat yang sudah dibeli, ia gunakan untuk mengelap sprei dan kain yang berceceran dengan darah.

Sadar akan bau anyir, mayat yang hanya tersisa badan dan kepala itu ia masukkan ke dalam kamar mandi. Untuk menghilangkan bau, ia gunakan pengharum ruangan dan ruangannya juga ia taburkan bubuk kopi yang dianggap bisa menghilangkan bau anyir.

Rabu, 13 April 2016

Sekira pukul 06.30 WIB dia kembali ke TKP, saat mau naik lantai dua rumah kontrakannya, ia mendengar tetangga yang berkata 'ini kok kaya bau bangke, bau busuk'.

Panik mendengar hal itu, ia buru-buru masuk rumah kontrakannya dan menyemprot kamarnya dengan menggunakan pengharum ruangan. Setelahnya, ia kembali turun ke bawah dan menemui tetangganya tadi, kemudian ia pura-pura ngobrol 'Ini kaya bau tikus mati', kemudian dijawab sama tetangganya 'iya kaya bau bangke tikus. Kalau gitu panggil polisi saja'. Panik mendengar kata-kata polisi, Agus langsung bergegas ke Terminal Cikupa dan melarikan diri ke Surabaya dengan naik bus.(r12/okz)



 
Berita Lainnya :
  • Inilah Kronologi Agus Mutilasi Wanita Hamil Hingga Melarikan Diri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved