www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Jaksa Agung Dinilai Tak 'Becus', Anggotanya Dicokok KPK
Selasa, 12-04-2016 - 09:25:29 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA,Riau12.com-Salah seorang jaksa perempuan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berinisial D ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah diduga menerima suap penanganan kasus dugaan korupsi di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Penangkapan jaksa D ini bersamaan dengan tiga orang lainnya.

Pakar Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Chairul Huda menilai bahwa Jaksa Agung M. Prasetyo selaku pimpinan tertinggi Korps Adhyaksa itu tak mampu mengendalikan jajaran dibawahnya untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi dalam melaksanakan tugasnya.

"Ini menunjukan pimpinan kejaksaan (Jaksa Agung) itu kurang bisa mengendalikan anggotanya. Ini menggambarkan masa-masa terburuk dari kejaksaan Indonesia. Belum lagi selesai tuntas dugaan terima suap petinggi di Kejati DKI, sekarang Jawa Barat," tuturnya, Selasa (12/4/2016).

Diketahui, sebelum operasi penangkapan jaksa di lingkungan Kejati Jabar, pihak lembaga antirasuah lebih dulu membongkar upaya suap PT Brantas Abipraya kepada oknum jaksa di lingkungan Kejati DKI. Dugaan suap ini terkait upaya penghentian kasus yang ditangani Kejati DKI.

Bahkan, Chairul mengangap kejadian dugaan suap kepada oknum jaksa di dua lingkungan Kajati ini sebagai hal yang memalukan. Pasalnya, kejadian tangkap tangan yang diduga melibatkan jaksa di Kejati DKI tak dijadikan peringatan para jaksa di wilayah Indonesia lainnya, termasuk di Kejati Jabar.

"Saya pikir ini merupakan hal yang sangat memalukan. Logikanya kalau memang itu betul di Kejati DKI kan jadi peringatan kejaksaan yang lain, tapi ini kan tidak jadi peringatan bagi jaksa-jaksa yang lain," tegas dia. (R12/ayat/okz)



 
Berita Lainnya :
  • Jaksa Agung Dinilai Tak 'Becus', Anggotanya Dicokok KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved