www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pesan Soeharto ke Habibie: Boleh Buat Apa Saja, Kecuali Revolusi!
Minggu, 24-01-2016 - 19:51:03 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA,Riau12.com-Kesempatan menyampaikan pidato dalam acara pembukaan Rapat Pimpinan Pusat (Rapimnas) Partai Golkar, digunakan oleh Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie untuk sedikit bercerita saat dirinya bertemu dengan Presiden ke-2 Indonesia Soeharto.

Pertemuan itu dilakukan di kediaman Soeharto saat malam hari sekira pukul 20.00 WIB, Senin 28 Januari 1974 silam. Pertemuan tersebut merupakan permintaan Soeharto langsung yang disampaikan oleh Ibnu Sutowo, Dirut Pertamina ketika itu, kepada Habibie saat di Jerman.

"Saya ketemu dengan Pak Harto, dia berpakaian rapih, gagah sekali. Saya kenal dengan Pak Harto saat berusia 13 tahun," tutur Habibie di hadapan hadirin di pembukaan Rapimnas Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/1/2016) malam.

Saat pertemuan itu, pria yang kini berusai 79 tahun ini lebih dulu bertanya kepada Soeharto tentang dua hal. Pertama, Habibie bertanya mengenai perlakuan Soeharto terhadap Presiden pertama Indonesia Soekarno. Kemudian yang kedua, dirinya menanyakan tentang langkah Soeharto masuk ke Timor Timur.

"Soeharto ini orang yang bijaksana dan pendiam serta pintar. Jangan kira dia marah (ketika ditanya seperti itu), dia senyum, kemudian minum. Dia bilang, tidak ada yang sempurna, demikian juga Bung Karno," tuturnya.

Pembicaraan kemudian berlanjut, kata Habibie, pada saat itu Pak Harto, sapaan akrab Soeharto, menyampaikan bahwa dirinya dipersilahkan untuk mempersiapkan kerangka tinggal landas bangsa ini untuk massa yang akan datang.

"Dia (Soeharto) sampaikan, kamu boleh buat apa saja, tapi satu, jangan buat revolusi. Karena rakyat mu tak bisa menghadapi revolusi dalam bentuk apa pun," ungkap dia menirukan percakapan dengan Soeharto 42 tahun lalu itu.(r12/okz)




 
Berita Lainnya :
  • Pesan Soeharto ke Habibie: Boleh Buat Apa Saja, Kecuali Revolusi!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved