www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kesal Nama Tak Disebut Saat Peresmian, Kopdes Merah Putih Pucangan Dibongkar Sponsor
Rabu, 23-07-2025 - 12:54:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban dibongkar pihak sponsor karena merasa tak dihargai dalam peresmian. Aset ditarik dan kontrak kerja sama diputus.

Pemutusan kerja sama tersebut tertuang dalam surat bernomor 002/032/Perkom-PPSD/VII/2025 yang ditujukan ke Kepala Desa Pucangan, Kecamatan Montong.

Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Anas Al Khifni menyebut pihaknya telah mendampingi penuh Kopdes tersebut sejak awal hingga peluncuran yang dilakukan secara daring oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).


"Selama satu tahun tujuh bulan kami membina dan mendampingi ekonomi Desa Pucangan, tapi saat peresmian, disebutnya didukung BUMN dan PT Pupuk Indonesia," ungkapnya, Rabu (23/7/2025).
Disebutkannya, pemutusan kontrak dilakukan karena pernyataan Kepala Desa dan Ketua Kopdes dalam forum resmi yang dinilai tidak sesuai kenyataan. Hal itu dinilai mencederai kerja sama yang telah dibangun sejak 31 Januari 2024.


Meski kecewa, Anas memastikan dukungan terhadap program nasional tetap berlanjut.

"Kami tetap support Kopdes Merah Putih gagasan Presiden Prabowo. Aset yang ditarik akan dialihkan ke titik lain seperti Gresik, Palang Tuban, Rengel Tuban, dan Baureno Bojonegoro," ujarnya.

Direktur Sarana dan Prasarana PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Mohammad Khomsun menambahkan, Kepala Desa dan Ketua Kopdes sempat datang ke manajemen usai peluncuran untuk menjelaskan.
"Mereka bilang gugup saat menyampaikan laporan ke Presiden. Tapi malah sebut BUMN yang mendukung, padahal itu tidak benar," jelasnya.

Sebelumnya, beredar video pembongkaran Kopdes Merah Putih Desa Pucangan. Seluruh atribut bergambar Presiden Prabowo diturunkan, hanya dua hari setelah peluncuran serentak 80 ribu Kopdes se-Indonesia.(***)

Sumber: Goriau 




 
Berita Lainnya :
  • Kesal Nama Tak Disebut Saat Peresmian, Kopdes Merah Putih Pucangan Dibongkar Sponsor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved