Kembali Sembur Abu Vulkanik, Gunung Marapi Sumbar Erupsi Jelang Sahur, Warga Agam Cemas
Jumat, 07-03-2025 - 13:32:04 WIB
Riau12.com-BUKITTINGGI – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik setinggi 1.200 meter menjelang sahur malam kedelapan Ramadan 2025. Kejadian ini membuat warga sekitar waspada terhadap potensi dampaknya.
Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi di Kota Bukittinggi, Ahmad Rifandi, melaporkan bahwa letusan terjadi pada pukul 02.45 WIB, Jumat (7/3) dini hari.
"Erupsi mencapai ketinggian 1.200 meter dari puncak atau sekitar 4.091 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu pekat dengan arah condong ke utara," ungkapnya.
Seismogram mencatat erupsi dengan amplitudo maksimum 30,7 milimeter dan berlangsung selama 2 menit 4 detik. Hingga saat ini, Gunung Marapi masih berada pada Status Level II (Waspada).
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya di sekitar Kawah Verbeek," tambah Rifandi.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di puncak gunung diingatkan untuk mewaspadai kemungkinan banjir lahar, terutama saat hujan turun.
Sejak erupsi utama pada Desember 2023 yang menelan 23 korban jiwa, Gunung Marapi telah meletus sebanyak 407 kali. Erupsi terbaru ini kembali memicu kekhawatiran masyarakat, terutama di Kabupaten Agam.
"Terdengar suara dentuman keras. Saya khawatir dampaknya terhadap aliran sungai karena saat ini hujan turun cukup deras," ujar Widia (35), warga Kecamatan Ampek Angkek, Agam.
Rudi (40), warga lainnya, juga mengungkapkan kecemasannya. "Saya kira tadi suara petir, ternyata letusan Gunung Marapi. Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial terlihat jelas percikan apinya. Semoga aktivitas Marapi segera mereda,’’ tutupnya. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :