www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kembali Sembur Abu Vulkanik, Gunung Marapi Sumbar Erupsi Jelang Sahur, Warga Agam Cemas
Jumat, 07-03-2025 - 13:32:04 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BUKITTINGGI – Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik setinggi 1.200 meter menjelang sahur malam kedelapan Ramadan 2025. Kejadian ini membuat warga sekitar waspada terhadap potensi dampaknya.

Petugas Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi di Kota Bukittinggi, Ahmad Rifandi, melaporkan bahwa letusan terjadi pada pukul 02.45 WIB, Jumat (7/3) dini hari.

"Erupsi mencapai ketinggian 1.200 meter dari puncak atau sekitar 4.091 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu pekat dengan arah condong ke utara," ungkapnya.

Seismogram mencatat erupsi dengan amplitudo maksimum 30,7 milimeter dan berlangsung selama 2 menit 4 detik. Hingga saat ini, Gunung Marapi masih berada pada Status Level II (Waspada).

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya di sekitar Kawah Verbeek," tambah Rifandi.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai berhulu di puncak gunung diingatkan untuk mewaspadai kemungkinan banjir lahar, terutama saat hujan turun.

Sejak erupsi utama pada Desember 2023 yang menelan 23 korban jiwa, Gunung Marapi telah meletus sebanyak 407 kali. Erupsi terbaru ini kembali memicu kekhawatiran masyarakat, terutama di Kabupaten Agam.

"Terdengar suara dentuman keras. Saya khawatir dampaknya terhadap aliran sungai karena saat ini hujan turun cukup deras," ujar Widia (35), warga Kecamatan Ampek Angkek, Agam.

Rudi (40), warga lainnya, juga mengungkapkan kecemasannya. "Saya kira tadi suara petir, ternyata letusan Gunung Marapi. Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial terlihat jelas percikan apinya. Semoga aktivitas Marapi segera mereda,’’ tutupnya. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Kembali Sembur Abu Vulkanik, Gunung Marapi Sumbar Erupsi Jelang Sahur, Warga Agam Cemas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved