Jasat Manusia Dalam Coran Semen Ditemukan di Saluran Air Belakang Ruko Pulogadung
Kamis, 27-02-2025 - 14:20:13 WIB
Riau12.com-JAKARTA – Warga kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam cor semen di saluran air belakang sebuah ruko. Korban diketahui berinisial JS (69), pemilik ruko yang sebelumnya dilaporkan hilang selama sepekan.
Penemuan ini bermula saat pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas laporan kehilangan JS. Rabu malam, polisi akhirnya menemukan jasad korban yang sudah tertutup semen dan batu bata di area belakang ruko yang sedang direnovasi.
"Korban ditemukan di saluran air di belakang ruko ini. Saat proses evakuasi, kami bekerja sama dengan tim pemadam kebakaran dan laboratorium forensik RS Polri," ungkap Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Nicolas Ary Lilipaly.
Ruko tersebut sebelumnya digunakan sebagai kafe, namun karena sepi pengunjung, JS berencana merenovasi bangunan itu untuk usaha baru. Pada Minggu (16/2), korban datang ke lokasi untuk mengecek perkembangan proyek renovasi, terutama setelah mengetahui adanya karyawan yang mogok kerja.
Di lokasi, JS bertemu dengan ZA (35), seseorang yang diduga terlibat dalam proyek tersebut. Dalam percakapan, korban meminta ZA melaporkan dugaan pencurian yang dilakukan para pekerja proyek. Namun, permintaan itu ditolak, yang akhirnya memicu pertengkaran.
Perdebatan semakin memanas hingga korban menampar ZA. Tak terima, ZA melakukan perlawanan dengan mendorong korban hingga jatuh dan menghantam kepala korban dengan batu, yang menyebabkan korban meninggal di tempat.
Dalam kondisi panik, ZA membiarkan jasad korban hingga Selasa (18/2). Saat mulai dikerubungi lalat, ZA berusaha menghilangkan jejak dengan memasukkan jasad ke dalam saluran air, lalu menutupnya dengan semen dan batu bata.
"Pelaku memastikan korban sudah tewas, lalu ditutup dengan semen seperti kuburan. Bahkan di bagian atasnya ditambahkan karpet agar tidak mencurigakan," jelas Nicolas.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif lebih lanjut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain. (***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :