www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Dinilai Palsu dan Menyesatkan, PWI Bongkar Makam Wali Lima
Senin, 13-01-2025 - 15:37:57 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-NGAWI – Kelompok Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) membongkar lima makam yang dikenal sebagai Makam Wali Lima di Desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu pagi (12/1/2025). Pembongkaran ini dilakukan karena makam tersebut dinilai palsu dan dianggap menyesatkan masyarakat.

Kelima makam tersebut awalnya dibangun pada tahun 2009 oleh Kyai Qosim (60 tahun) di atas lahan milik Arifin (40 tahun), warga desa setempat. Sebelum menjadi makam, lokasi itu digunakan sebagai tempat pembuatan batu bata. Namun, seiring waktu, makam tersebut diklaim sebagai tempat peristirahatan leluhur bersejarah, sehingga menjadi lokasi ziarah yang ramai dikunjungi.

Ketua Harian PWI Ngawi, Budi Cahyono, menegaskan pembongkaran dilakukan untuk meluruskan pemahaman masyarakat. ‘’Makam itu jelas palsu, tidak ada jasadnya. Kalau dibiarkan, ini bisa menyesatkan sejarah,’’ ujar Budi.

Menurut warga setempat, Sunarsih, mereka pasrah terhadap pembongkaran tersebut. ‘’Dulu tempat ini hanya digunakan untuk mencetak batu bata, jadi kami menerima saja kalau memang harus dibongkar,’’ ucapnya.

Proses pembongkaran dilakukan dengan alat sederhana seperti linggis dan berlangsung selama 30 menit. Aparat TNI-Polri mengawal ketat pembongkaran untuk mencegah konflik.

Agus Supriyanto, Ketua RT setempat, menjelaskan makam tersebut telah menjadi lokasi ziarah selama 15 tahun terakhir dan sering dikunjungi untuk kegiatan seperti istighosah, khususnya pada Jumat Pahing. Namun, hasil dialog antara PWI dan warga sebelumnya menyepakati bahwa pembongkaran dilakukan demi menghindari potensi penyesatan sejarah.

PWI berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan, sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman terkait sejarah dan budaya di kawasan tersebut. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Dinilai Palsu dan Menyesatkan, PWI Bongkar Makam Wali Lima
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved