Jembatan Senilai Rp135 Miliar Ambruk Ditabrak Tongkang, 5 Orang Hilang dan 6 Terluka
Riau12.com-PALEMBANG – Jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp135 miliar di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, ambruk ditabrak tongkang pengangkut batu bara, Senin (12/8/2024) malam, pukul 21.30 WIB.
Dikutip dari Tempo.co, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah Sumatera Selatan (Kabid Humas Polda Sumsel) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sunarto mengatakan, nakhoba dan anak buah kapal (ABK) tongkang batu bara yang menabrak jembatan Lalan hingga roboh tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian pada Selasa (13/8/ 2024).
"Nahkoda dan ABK sudah diamankan. Sementara sedang kita mintai keterangan," kata Sunarto kepada Tempo melalui aplikasi perpesanan Wahtsapp pada Selasa sore.
Sunarto mengungkapkan, tongkang tersebut milik BG Sentana Jaya yang bermuatan batu bara dari Jetty PT Sriwijaya Bara Logistic.
Sunarto juga menuturkan, kejadian tersebut mengakibatkan lima orang hilang dan enam orang luka-luka. Saat ini sedang dilakukan pencarian oleh tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) gabungan.
"Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap lima orang yang hilang akibat kejadian tersebut," kata dia.
Ia juga menyebutkan, lima koran yang hilang dan enam korban yang mengalami luka-luka merupakan warga asal Kecamatan Lalan, Muba dan Palembang. Berikut daftarnya:
Korban Hilang:
1. Muhamad Kusdi, usia 42 tahun, alamat di P5B Kecamatan Lalan.
2. Hendra Hanlipi, usia 15 tahun, alamat di P5B Kecamatan Lalan.
3. Muhamad Alamsah, usia 15 tahun, alamat di P6 Kecamatan Lalan.
4. Misbahul Munir, usia 31 tahun, alamat di P6 Desa Sukajadi, Kecamatan Lalan.
5. Ribut Riyadi, usia 34 tahun, alamat di Palembang.
Korban Luka-luka:
1. Elpis, alamat di P11, Kecamatan Lalan
2. Lukas, alamat di P6, Kecamatan Lalan.
3. Raka, alamat di P6, Kecamatan Lalan.
4. Saiqul, alamat di P6, Kecamatan Lalan.
5. Heri, alamat di P6, Kecamatan Lalan.
6. Andre alias Madi, alamat di P11, Kecamatan Lalan.
Sunarto menambahkan, dua korban yang selamat sudah pulang ke rumah masing-masing yang beralamat di P13, Kecamatan Lala, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).
"Korban tersebut adalah Samari yang berusia 43 tahun dan Slamet," kata dia.
Lakukan Investigasi
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) akan melakukan investigasi penyebab jembatan roboh usai ditabrak tongkang batu bara di Kecamatan Lalan, pada Senin malam, pukul 21.30 WIB.
"Kami akan investigasi terlebih dahulu, setelah keluar investigasi dan akan minta pertanggungjawaban kepada perusahaan pemilik tongkang yang menabrak jembatan," kata Sekretaris Daerah Muba, Apriyadi pada Selasa (13/8/2024).
Apriyadi mengatakan, investigasi jembatan ambruk akibat ditabrak tongkang tersebut akan dilakukan dalam satu pekan ke depan.
"Kami juga akan undang semua pihak, termasuk perusahaan penabrak jembatan dan perusahaan lain yang memanfaatkan jalur Sungai Lalan untuk ikut sama-sama membantu memperbaiki," ujarnya.
Apriyadi telah meminta tim untuk mencari korban hilang akibat tabrakan tongkang dan ambruknya jembatan tersebut.
"Saat tongkang menabrak dan jembatan ambruk, ada aktivitas masyarakat di atas jembatan. Ada yang mancing dari atas jembatan dan lain-lain. Tidak ada kendaraan yang melintas, hanya aktivitas masyarakat saja," ujarnya.
Jembatan yang dibangun dengan anggaran senilai Rp135 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muba itu sering ditabrak oleh tongkang batu bara.
"Tabrakan yang terjadi kali ini cukup keras, karena yang menabrak tongkang batu bara dengan muatan berkisar 8 ribu - 10 ribu ton makanya roboh," kata dia.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :