www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Jembatan Senilai Rp135 Miliar Ambruk Ditabrak Tongkang, 5 Orang Hilang dan 6 Terluka
Rabu, 14-08-2024 - 14:22:09 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PALEMBANG – Jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp135 miliar di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, ambruk ditabrak tongkang pengangkut batu bara, Senin (12/8/2024) malam, pukul 21.30 WIB.

Dikutip dari Tempo.co, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polisi Daerah Sumatera Selatan (Kabid Humas Polda Sumsel) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sunarto mengatakan, nakhoba dan anak buah kapal (ABK) tongkang batu bara yang menabrak jembatan Lalan hingga roboh tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian pada Selasa (13/8/ 2024).

"Nahkoda dan ABK sudah diamankan. Sementara sedang kita mintai keterangan," kata Sunarto kepada Tempo melalui aplikasi perpesanan Wahtsapp pada Selasa sore.

Sunarto mengungkapkan, tongkang tersebut milik BG Sentana Jaya yang bermuatan batu bara dari Jetty PT Sriwijaya Bara Logistic.

Sunarto juga menuturkan, kejadian tersebut mengakibatkan lima orang hilang dan enam orang luka-luka. Saat ini sedang dilakukan pencarian oleh tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) gabungan.

"Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap lima orang yang hilang akibat kejadian tersebut," kata dia.

Ia juga menyebutkan, lima koran yang hilang dan enam korban yang mengalami luka-luka merupakan warga asal Kecamatan Lalan, Muba dan Palembang. Berikut daftarnya: 

Korban Hilang:

1. Muhamad Kusdi, usia 42 tahun, alamat di P5B Kecamatan Lalan.

2. Hendra Hanlipi, usia 15 tahun, alamat di P5B Kecamatan Lalan.


3. Muhamad Alamsah, usia 15 tahun, alamat di P6 Kecamatan Lalan.

4. Misbahul Munir, usia 31 tahun, alamat di P6 Desa Sukajadi, Kecamatan Lalan.

5. Ribut Riyadi, usia 34 tahun, alamat di Palembang. 

Korban Luka-luka:

1. Elpis, alamat di P11, Kecamatan Lalan 

2. Lukas, alamat di P6, Kecamatan Lalan. 

3. Raka, alamat di P6, Kecamatan Lalan.

4. Saiqul, alamat di P6, Kecamatan Lalan.

5. Heri, alamat di P6, Kecamatan Lalan.

6. Andre alias Madi, alamat di P11, Kecamatan Lalan.

Sunarto menambahkan, dua korban yang selamat sudah pulang ke rumah masing-masing yang beralamat di P13, Kecamatan Lala, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).


"Korban tersebut adalah Samari yang berusia 43 tahun dan Slamet," kata dia.

Lakukan Investigasi

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) akan melakukan investigasi penyebab jembatan roboh usai ditabrak tongkang batu bara di Kecamatan Lalan, pada Senin malam, pukul 21.30 WIB.

"Kami akan investigasi terlebih dahulu, setelah keluar investigasi dan akan minta pertanggungjawaban kepada perusahaan pemilik tongkang yang menabrak jembatan," kata Sekretaris Daerah Muba, Apriyadi pada Selasa (13/8/2024).

Apriyadi mengatakan, investigasi jembatan ambruk akibat ditabrak tongkang tersebut akan dilakukan dalam satu pekan ke depan.

"Kami juga akan undang semua pihak, termasuk perusahaan penabrak jembatan dan perusahaan lain yang memanfaatkan jalur Sungai Lalan untuk ikut sama-sama membantu memperbaiki," ujarnya.

Apriyadi telah meminta tim untuk mencari korban hilang akibat tabrakan tongkang dan ambruknya jembatan tersebut.

"Saat tongkang menabrak dan jembatan ambruk, ada aktivitas masyarakat di atas jembatan. Ada yang mancing dari atas jembatan dan lain-lain. Tidak ada kendaraan yang melintas, hanya aktivitas masyarakat saja," ujarnya.

Jembatan yang dibangun dengan anggaran senilai Rp135 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muba itu sering ditabrak oleh tongkang batu bara.

"Tabrakan yang terjadi kali ini cukup keras, karena yang menabrak tongkang batu bara dengan muatan berkisar 8 ribu - 10 ribu ton makanya roboh," kata dia.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Jembatan Senilai Rp135 Miliar Ambruk Ditabrak Tongkang, 5 Orang Hilang dan 6 Terluka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved