www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Hebohkan Masyarakat dengan Dentuman Keras dan Mengelegar, Gunung Marapi Kembali Meletus
Kamis, 30-05-2024 - 14:45:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SUMBAR - Setelah sekian lama tenang pasca-bencana banjir lahar hujan, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar kembali meletus pada Rabu (30/5/2024) sekitar pukul 13.04 WIB. Erupsi ini menghebohkan warga setempat dengan letusan yang keras dan suara dentuman yang menggelegar.

Ismail Damar, seorang warga Nagari Siak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, memberikan kesaksian, "Terdengar keras letusannya, ada suara dentuman terdengar." Ketinggian kolom abu vulkanik mencapai 2.000 meter di atas puncak gunung.

Sementara itu Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi melaporkan kejadian erupsi ini secara rinci. Kejadian erupsi terjadi sekitar pukul 13.04 WIB dengan ketinggian kolom abu teramati lebih kurang 2.000 meter di atas puncak 4.891 Mdpl.

"Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi sekitar 2 menit 2 detik," tulis PGA dalam laporannya dikutip dari okezone.com.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak erupsi. Namun, PGA Marapi menegaskan bahwa status Gunung Marapi tetap berada di Level III atau Siaga. Warga di sekitar gunung, pendaki, pengunjung, dan wisatawan diminta untuk tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan dalam radius 4.5 km dari pusat erupsi.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lembah, aliran, dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diimbau untuk waspada terhadap potensi bahaya lahar, terutama saat musim hujan.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta menggunakan pelindung mata dan kulit.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengamankan sarana air bersih dan membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal untuk mencegah keruntuhan. (***)

Sumber: Cakaplah.com



 
Berita Lainnya :
  • Hebohkan Masyarakat dengan Dentuman Keras dan Mengelegar, Gunung Marapi Kembali Meletus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved