www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Banjir Bandang Lahar Dingin dan Longsor di Sumbar Sebabkann 50 Orang Meninggal dan 27 Orang Hilang
Selasa, 14-05-2024 - 14:07:11 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PADANG- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus bergerak dalam mendorong upaya pencarian dan pertolongan korban jiwa terdampak banjir bandang lahar dingin dan longsor yang menerjang enam kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, tercatat 50 orang meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor, 27 orang hilang, 37 orang luka-luka, dan 3.396 jiwa mengungsi akibat bencana tersebut.

Korban meninggal dunia tersebut, rinciannya di Kota Padangpanjang 2 orang, Kabupaten Agam 20 orang, Kabupaten Tanahdatar 19 orang, Kota Padang 1 orang, dan Kabupaten Padangpariaman 8 orang.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Banjir Lahar Dingin dan Longsor, menyampaikan langkah-langkah yang diambil, di antaranya, pemulihan akses jalan darat dari daerah terdampak dengan alat berat, pembersihan material longsor, evakuasi korban dan kordinasi dengan OPD terkait.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Pengiriman logistik bantuan dan pencarian korban terus dilakukan, meskipun masih ada tempat dan jalur yang tertutup dan terisolir. Pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur udara dan darat dengan menggunakan jembatan darurat.

"BNPB juga telah menyalurkan bantuan awal dana operasional berupa Dana Siap Pakai (DSP) kepada pemerintah daerah terdampak banjir lahar dingin dengan jumlah total Rp3,2 miliar," katanya.

Bantuan logistik lainnya seperti tenda pengungsian, tenda keluarga, sembako, makanan siap saji, hygiene kit, terpal, selimut, kasur, pompa alpon, jendet light, lampu solar panel, toilet portable, gergaji pohon, dan perlengkapan kebersihan telah didistribusikan.


Pada hari kedua kunjungan kerja ke Sumbar, Selasa (14/5), Kepala BNPB dijadwalkan meninjau langsung daerah terdampak dan melakukan tinjauan udara untuk melihat dampak kerusakan akibat banjir lahar dan longsor.

"Kunjungan ini bentuk kehadiran negara untuk memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi dengan baik," kata Muhari.(***)

Sumber: Riaupos.co



 
Berita Lainnya :
  • Banjir Bandang Lahar Dingin dan Longsor di Sumbar Sebabkann 50 Orang Meninggal dan 27 Orang Hilang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved