Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Gianluigi Buffon Pamit Pensiun
Selasa, 14-11-2017 - 07:14:50 WIB
Riau12.com-Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2018 akhirnya membuat Gianluigi Buffon mengambil keputusan untuk pensiun. Sang kiper memang sebenarnya sudah berencana untuk pensiun dari pentas internasional pasca Piala Dunia 2018, namun kegagalan negaranya melaju kesana membuat rencana itu dipercepat setelah usainya pertandingan Italia vs Swedia tadi.
Jelas ini merupakan akhir yang sangat menyedihkan bagi sosok legendaris seperti Buffon. Jasanya untuk sepakbola Italia maupun Timnas Italia sudah tidak bisa diragukan lagi dan tak heran jika publik pun merasa bersedih atas hal ini. Terlebih bagi Buffon sendiri yang tak kuasa menahan air matanya tumpah begitu wasit meniup peluit akhir pertandingan melawan Swedia.
"Ini sangat mengecewakan. Bukan bagi saya, tapi bagi sepakbola sendiri karena kami sudah gagal mencapai sesuatu yang teramat penting bagi negara kami. Itu adalah penyesalan saya dan setelah ini pastinya saya akan mengakhiri karir saya bersama timnas karena memang sudah waktunya. Saya rasa keputusan ini sudah tepat," jelas Buffon.
"Apa yang saya sayangkan adalah laga terakhir saya merupakan kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia. Tapi pastinya tetap ada masa depan bagi sepakbola Italia selagi kami masih punya kebanggaan, kemampuan, determinasi, dan setelah kegagalan seperti ini kami harus secepatnya bangkit," tambah kiper yang juga merupakan salah satu sosok utama dibalik keberhasilan Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu.
Buffon sendiri selama karirnya sudah mengemas 175 caps bersama Italia. Pemain yang kini berusia 39 tahun itu sudah bermain di lima Piala Dunia, empat Piala Eropa, dan juga dua Piala Konfederasi dimana hanya satu piala yang bisa dibawa pulang yakni pada tahun 2006 di Jerman.
Dan sepeninggal Buffon, Italia tentunya tidak perlu khawatir lagi soal siapa sosok yang pantas menjadi kiper nomor satu. Masih ada Gianluigi Donnarumma atau Mattia Perin disana dan jangan lupakan juga masih ada beberapa kiper muda potensial yang bisa saja menyeruak ke tim nasional jika mendapatkan peluang main di klubnya masing-masing.(ucn)
Komentar Anda :