www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Duh, PSSI Dituntut Jadi Tuhan oleh Menpora
Jumat, 04-03-2016 - 07:59:07 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA,Riau12.com-Pengamat sepakbola nasional, Tommy Welly coba memberikan tanggapan terharap persyaratan yang diminta oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi untuk mencabut SK pembekuan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu Menpora menuntut kepada PSSI untuk bisa memenuhi sembilan syarat yang diajukannya. Apabila seluruh syarat tersebut bisa dipenuhi oleh PSSI, maka Menpora bakal mencabut SK pembekuan terhadap status mereka.

Padahal jika dilihat secara detail syarat-syarat dari Menpora, terdapat beberapa poin yang justru memiliki potensi PSSI bakal kembali di sanksi FIFA. Yang mana pemerintah memiliki akses untuk terlibat langsung dalam tata kelola persepakbolaan nasional yang dilakukan oleh PSSI.

Selain itu, Menpora juga meminta agar PSSI bisa menjamin masa depan yang cerah terhadap persepekabolaan Indonesia. Situasi tersebutlah yang membuat Tommy Welly memberikan komentarnya.

"Menpora meminta PSSI untuk menjamin agar bisa membawa masa depan cerah untuk persepakbolaan nasional. Sebab kata menjamin itu tidak lazim untuk ada dalam dunia sepakbola," ucap Tommy, Kamis (3/3/2016).

"Sekarang siapa yang bisa memastikan masa depan cerah di dalam kehidupan kalau bukan Tuhan? Memangnya PSSI ini Tuhan yang bisa memastikan seperti apa masa depan sepakbola Indonesia?," sambungnya.

"Ini yang menjadi perbedaan mendasar antara PSSI dan Menpora. Jika PSSI selalu menggunakan bahasa sepakbola, tetapi pemerintah selalu menunjukkan bahasa kekuasaan dalam sebuah rezim," tuntas pria berkaca mata tersebut.(r12/okz)




 
Berita Lainnya :
  • Duh, PSSI Dituntut Jadi Tuhan oleh Menpora
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved