www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Batal Bela Riau, Perenang Azzahra Permatahani Sumbang Emas Pertama untuk Sulteng di PON Aceh - Sumut
Senin, 16-09-2024 - 14:14:48 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MEDAN – Perenang Azzahra Permatahani menyumbang medali emas perdana untuk Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh - Sumatera Utara.

Azzahra yang sebelumnya diputus hakim PB PON sebagai atlet Riau akhirnya tetap membela Sulawesi Tengah setelah KONI pusat mengirimkan surat keputusan yang menyatakan Azzahra secara resmi tak lagi turun sebagai atlet Riau. Azzahra pada PON XXI turun sebagai atlet Sulawesi Tengah.


Pada pertandingan yang berlangsung di Kolam Renang Selayang Disporasu, Medan, Sumut, Minggu (15/9/2024). Azzahra berhasil finis terdepan dengan catatan waktu 4,55 menit.

Azzahra mengaku senang atas pencapian yang didapatnya. Dia mengatakan nomor tersebut memang menjadi andalannya selama ini untuk mendapatkan medali.


“Ini kan 400 meter memang nomor aku ya, dan menjadi target pribadi untuk mendapatkan medali emas,” katanya.

Pertandingan final ini tak mudah bagi Azzahra. Sebab dia sempat mendapatkan perlawanan yang cukup ketat dari wakil Banten yaitu Michelle Surjadi dalam 50 meter pertamanya.

Kendati demikian, perenang 22 tahun itu mampu menjaga ritmenya dengan baik. Sehingga posisinya terus terdepan hingga akhir laga dan menyegel medali emas.

Medali perak didapat wakil Jawa Timur yaitu Ressa Kania Dewi dengan catatan waktu 5,04 menit. Sedangkan perunggu dibawa pulang Elysha Chloe Pribadi (Jakarta) dengan membukukan 5,07 menit.

“Strategi saya memang pada seratus meter pertama nggak mau terburu-buru. Saya usahakan jaga ritme dan menyimpan energi. Setelahnya menjelang akhir baru aku habiskan,” jelasnya.

Azzahra mengaku semua lawan di final cukup berat. Masing-masing memiliki strategi. Oleh karenanya, dia kedepan berharap bisa lebih baik lagi untuk memperbaiki catatan waktunya.

“Catatan waktu sekarang ini sudah bagus, dibawah lima menit. Jadi aku ingin mempertajamnya lagi untuk kompetisi-kompetisi yang akan datang,” bebernya.

Tradisi medali emas berhasil dijaga Azzahra dalam ajang PON Aceh-Sumatera Utara kali ini. Dalam dua edisi sebelumnya di Jawa Barat dan Papua, Azzahra selalu menjadi yang terbaik dengan torehan medali emas.

Ucapan Selamat dari Gubernur

Dengan hasil itu, Azzahra membawa kebanggaan besar bagi provinsi yang dikenal sebagai Negeri Seribu Megalit tersebut.

Kabar kemenangan ini disampaikan oleh Ketua Kontingen Sulteng, Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han, langsung kepada Gubernur Sulawesi Tengah, H. Rusdy Mastura.

Meskipun tidak sempat menyaksikan langsung, Gubernur menyambut berita tersebut dengan penuh sukacita.

“Alhamdulillah, ini emas pertama Sulawesi Tengah. Saya titipkan salam hormat dan selamat untuk Azzahra Permatahani,” ujar Gubernur Rusdy dalam pesannya kepada ketua kontingen melalui video WhatsApp. Gubernur juga didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura,.

Dampak kemenangan ini diperkirakan akan sangat signifikan, mengingat posisi Sulawesi Tengah di klasemen sementara PON XXI diharapkan akan terdongkrak.

“Terima kasih atas perjuangan yang sudah membuat kita bangga dan yakin bahwa Sulawesi Tengah dapat bersaing di tingkat nasional. Pakaroso!” ujar Gubernur dengan semangat.

Ketua Kontingen Sulteng, Brigjen TNI Dody Triwinarto, berharap kemenangan Azzahra akan membuka jalan bagi medali-medali lainnya dari cabang olahraga (cabor) yang masih dipertandingkan.

“Kita doakan pundi-pundi emas kita bertambah lagi berkat kemenangan Azzahra sebagai pembuka,” ungkapnya.

Sebelumnya, status Azzahra sempat menjadi polemik terkait daerah yang diwakilinya pada PON XXI Aceh-Sumut. Namun, surat dari KONI Pusat yang didukung oleh putusan Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) memastikan bahwa Azzahra sah membela Sulawesi Tengah, sehingga medali emas yang diraihnya resmi menjadi milik kontingen Sulteng. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Batal Bela Riau, Perenang Azzahra Permatahani Sumbang Emas Pertama untuk Sulteng di PON Aceh - Sumut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved