www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Unggul 0,02 Detik dari Tiongkok, Veddriq Leonardo Sabet Emas di Olimpiade Paris 2024
Jumat, 09-08-2024 - 08:34:50 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo menyabet emas Olimpiade Paris 2024 dari panjat tebing nomor speed putra setelah mengalahkan wakil Tiongkok Wu Peng, Kamis (8/8/2024).

Veddriq unggul dengan catatan waktu sangat tipis dibanding lawannya. Pada partai final yang digelar di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Veddriq mencatat waktu 4,75 detik sedangkan Wu Peng menorehkan 4,77 detik. Artinya, Veddriq unggul dengan selisih hanya 0,02 detik.

Perjuangan Veddriq hari ini dimulai pada babak perempat final dengan mengalahkan Bassa Mawem dari Prancis. Pada babak delapan besar tersebut, atlet asal Pontianak ini menorehkan catatan waktu 4,88 detik. Sementara lawannya hanya 5,26 detik. 

Pada semifinal, Veddriq berhadapan dengan Reza Alipour dari Iran. Veddrick pun mengemas tiket final setelah mencatatkan waktu 4,78 detik. Sementara lawannya hanya 4,84 detik.

Pada babak pemungkas, Veddriq harus berhadapan dengan atlet Tiongkok Wu Peng. Wu melaju ke final setelah menundukkan Matteo Zurloni dari Italia pada babak perempat final dengan catatan waktu 4,995 detik dan menundukkan Sam Watson dari Amerika Serikat pada semifinal dalam waktu 4,84. 

Sam Watson yang dua hari sebelumnya menorehkan rekor dunia 4,75 detik gagal melaju ke final karena hanya menorehkan waktu 4,93 detik saat melawan Wu. Dia kembali memperbaiki rekor dunia saat tampil dalam perebutan perunggu melawan Reza Alipour dari Iran. Watson mencatatkan waktu 4,74 detik dan menjadi rekor dunia.

Indonesia mengirimkan dua atletnya pada cabang panjat tebing nomor speed putra. Namun, Rahmad Adi Mulyono gagal melangkah ke perempat final. Pada nomor speed putri Indonesia juga mengirim dua wakilnya, yakni Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Made Rita Kusuma Dewi. Namun, keduanya juga gagal mendapatkan medali.

Desak Made tersingkir pada babak perempat final. Sementara Rajiah tumbang di semifinal. Pada perebutan medali perunggu dia kalah oleh wakil Polandia Aleksandra Kalucka. Emas nomor speed putri diraih Aleksandra Miraslow dari Polandia setelah di final menundukkan Deng Li Juan dari Tiongkok.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Unggul 0,02 Detik dari Tiongkok, Veddriq Leonardo Sabet Emas di Olimpiade Paris 2024
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved