www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Laga Puncak Euro 2024 Pertemukan Spanyol vs Inggris, Siapakah Berpeluang Juara?
Sabtu, 13-07-2024 - 08:35:24 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- Laga puncak gelaran Euro 2024 mempertemukan Spanyol melawan Inggris. Pertandingan final tersebut akan berlangsung di Stadion Olympia, Berlin, pada Senin (15/7/2024) pukul 02.00 WIB.

Pertandingan tersebut bukan laga biasa. Pada laga tersebut Inggris akan berjuang mati-matian untuk mendapat gelar Euro pertamanya.

Tak hanya itu, Spanyol juga akan berusaha untuk mempertajam rekor pemenang Euro terbanyak. Mereka saat ini sudah mengoleksi tiga gelar juara sama dengan Jerman

Lantas, siapa yang lebih berpeluang juara Euro 2024? Berikut prediksinya:

Lembaga penyedia layanan statistik olahraga, Opta Analyst, menggunakan Superkomputer untuk menyimulasikan Euro 2024 sebanyak 10.000 kali. Dalam membuat simulasi, lembaga tersebut menggunakan tiap hasil pertandingan lewat peluang dan peringkat yang didasarkan pada kinerja tim.

Prediksi tersebut menunjukkan peluang Inggris untuk menang Piala Eropa sebesar 19,9%. Sedangkan prediksi Spanyol sebesar 9,6%.

Inggris memang dijagokan orang untuk memenangi Piala Eropa ini sejak lama. Slogan It’s Coming Home diharapkan bisa benar-benar terjadi tahun ini.

Sementara itu, Spanyol membuat publik kaget karena berhasil mengalahkan juara favorit, Prancis dengan skor 2-1. Spanyol memang tampil baik pada Piala Eropa tahun ini dengan memenangkan semua pertandingan sejak fase grup.

Namun, pertemuan terakhir mereka dengan Inggris, merupakan mimpi buruk bagi Spanyol. Pasalnya, tim asuhan Gareth Southgate tersebut mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2, dalam gelaran UEFA Nations League pada Oktober 2018.

Terakhir Spanyol memenangkan Euro atau Piala Eropa adalah pada 2012. Pada laga final melawan Italia, tim asuhan Vicente del Bosque mengalahkan Italia dengan skor 4-0.

Skuad Spanyol pada saat itu memang dipenuhi dengan pemain bintang. Skuad Spanyol pada saat itu banyak diisi oleh pemain Real Madrid dan Barcelona. Nama-nama seperti David Silva, Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Alvaro Arbeloa, Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordy Alba, serta kiper Iker Cassilas menjadi bintang tim Matador saat itu.

Bahkan, sebelum menjuarai Piala Eropa, Spanyol terlebih dahulu juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Spanyol dan Jerman menjadi timnas yang paling banyak memenangkan Piala Eropa. Kedua negara tersebut sama-sama sudah tiga kali menjuarai Piala Eropa. Spanyol bakal menyabet gelar Euro paling banyak apabila sukses menundukkan Inggris tahun ini.

The Three Lions belum pernah menjuarai Piala Eropa sejak debutnya pada 1968. Namun, Inggris sudah sebelas kali bermain di final Euro.

Pencapaian terakhir tim ini adalah menjadi runner-up gelaran Euro 2020. Pada saat itu, Inggris dikalahkan oleh Italia lewat drama adu penalti.

Ini menjadi kejuaraan Euro yang unik karena digelar di banyak negara. Akibat pandemi Covid-19, turnamen ini baru digelar pada 2021 yang seharusnya dilaksanakan 2020. 

Final digelar di Stadion Wembley dan mempertemukan Inggris melawan Italia. Meski tampil di kandang sendiri Inggris ternyata dibuat kesulitan oleh Italia. Mereka berhasil memaksa tuan rumah hanya bermain imbang 1-1 pada babak normal dan harus diteruskan adu penalti karena tak ada gol pada perpanjangan waktu.

Dalam babak normal, Inggris sebenarnya unggul lebih dahulu pada menit kedua berkat gol Luke Shaw. Namun, Italia berhasil menyamakan kedudukan berkat aksi Leonardo Bomucci pada menit ke-67. 

Dalam adu penalti, dua penendang Italia, yakni Andera Belotti dan Jorginho sebenarnya gagal mencetak gol. Namun, di kubu Inggris terdapat tiga penendang yang gagal, yaitu Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka. Italia pun menjadi juara dengan kemenangan adu penalti 3-2.   

Inggris menabalkan diri sebagai tim yang paling sering tampil di final Piala Eropa, tetapi gagal menjadi juara. Tahun ini mereka pun ingin mewujudkan obsesi mengangkat trofi Euro.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Laga Puncak Euro 2024 Pertemukan Spanyol vs Inggris, Siapakah Berpeluang Juara?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved