Garap PAD, Bapenda Pekanbaru Gandeng KPK
Jumat, 09-02-2018 - 07:07:07 WIB
 |
Muhammad Jamil
|
Riau12.com-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menggarap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, diantaranya menggandeng aparat hukum sperti pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Perbankan.
Selain Kejari Pekanbaru dan Perbankan, Bapenda Kota Pekanbaru menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) untuk menggenjot PAD.
Demikian diungkapkan Plt Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil kepada wartawan, Jumat (9/2/18).
"Kami diundang oleh KPK RI dalam rapat koordinasi (Rakor,red) terkait peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Kita diberi contoh, seperti DKI Jakarta. DKI Jakarta PAD nya meningkat drastis. Salah satu faktor yang membuat PAD mereka meningkat, DKI Jakarta Bapenda nya menggandeng KPK RI. Ini dilakukan sebagai pendorong, agar para WP (Wajib Pajak) itu bisa taat membayar pajak," beber Muhammad Jamil.
Ditambahkan Jamil, peningkatan PAD sudah menjadi tanggungjawab bersama, khususnya instansi pemerintahan. "Artinya, ketika pajak itu belum tergarap, maka kita boleh minta bantu ke instansi berwenang lainnya. Maka itu, mereka menyarankan kita untuk menggandeng KPK RI atau lembaga lainnya untuk meningkatkan PAD," terangnya.
Diakui Plt Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, 2017 pihaknya menggandeng Kejari Pekanbaru dalam peningkatan PAD. Ini ditandai dengan MoU yang ditandangani bersama pihak kejaksaan.
"Inshaa Allah saya akan rapatkan dengan pihak kejari, apa teknisnya untuk meningkatkan PAD. Saya juga sudah sampaikan kepada kawan di Bapenda, secepatnya dirumuskan dengan pihak yang suda bekerjasama, seperti BPKP dan perbankan, "sebutnya.
Selain itu, Bapenda juga berharap BPKP juga melakukan penghitungan pajak yang sudah ada. Artinya, kita tidak hanya menerima pajak yang disampaikan oleh WP saja, tapi kita harus verifikasi atau koreksi lagi, betul tidak apa yang disampaikan (laporan pajak,red) oleh WP.
"Kita sudah sosialisasi dengan WP, kami surati. Disitu kami sampaikan bahwa kami sudah bekerja sama dengan pihak kejari," tandasnya.(r12)
Komentar Anda :