www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Menteri Perhubungan Kembali Aktifkan Tiga Bandara Internasional, Strategi Perkuat Pemulihan Ekonomi
Jumat, 09-05-2025 - 09:55:04 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-JAKARTA – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan bahwa tiga bandara kembali ditetapkan berstatus internasional sebagai bagian dari strategi memperkuat pemulihan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat.

Ketiga bandara tersebut adalah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara H.A.S. Hanandjoeddin (Bangka Belitung), dan Bandara Jenderal Ahmad Yani (Semarang).

“Fokus kami adalah pada sektor ekonomi, pariwisata, dan keagamaan. Ini menjadi dasar pertimbangan utama dalam mengembalikan status internasional bandara-bandara tersebut,” ujar Menhub dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Menhub menjelaskan bahwa ketiga bandara itu sebelumnya telah berstatus internasional, namun statusnya dicabut saat pandemi COVID-19 karena rendahnya trafik penerbangan. Kini, dengan lalu lintas penumpang yang sudah pulih bahkan melebihi masa prapandemi, pembukaan kembali dinilai tepat.

Menurut Dudy, keputusan ini juga diambil berdasarkan permintaan pemerintah daerah dan hasil kajian lintas kementerian yang menilai pentingnya konektivitas global untuk menunjang kegiatan ekonomi, wisata, dan layanan perjalanan ibadah seperti haji dan umrah.

“Pengaktifan status internasional akan berlaku selama dua tahun dan terus dievaluasi, agar efektif dalam mendukung daerah dan memperluas akses penerbangan internasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak semua bandara akan langsung kembali berstatus internasional, sebab perlu pertimbangan dari sisi keekonomian rute oleh maskapai penerbangan. Sebagian bandara hanya akan melayani penerbangan internasional saat momen tertentu jika tidak memenuhi kelayakan trafik secara reguler.

Menhub menyebut saat ini terdapat sejumlah bandara internasional di Sumatra dan Jawa yang sudah aktif, seperti Kualanamu, Batam, Padang, Yogyakarta, Surabaya, dan lainnya. Dengan pengaktifan kembali beberapa bandara, ia berharap akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan pertumbuhan ekonomi daerah. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Menteri Perhubungan Kembali Aktifkan Tiga Bandara Internasional, Strategi Perkuat Pemulihan Ekonomi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved