www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Tanggapi Isu Armada Pesawat yang di Kandangkan, Begini Kata Garuda Indonesia
Rabu, 07-05-2025 - 15:38:28 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Garuda Indonesia Group buka suara terkait dengan kabar keterbatasan jumlah pesawat karena banyak armada yang tidak bisa digunakan (grounded).

Direktur Teknik Garuda Indonesia Rahmat Hanafi mengakui saat ini memang tengah ada 15 armada milik perusahaan yang tengah dalam antrean perawatan rutin sehingga belum bisa digunakan.

Perawatan rutin yang akan dilakukan berupa proses heavy maintenance, termasuk penggantian suku cadang, untuk kembali siap beroperasi.

"Berkenaan dengan upaya optimalisasi kapasitas produksi, saat ini terdapat 1 armada Garuda Indonesia dan 14 armada Citilink yang tengah menunggu percepatan penjadwalan perawatan rutin," ujarnya melalui keterangan, Selasa (6/5).

Menurut Rahmat, saat ini industri penerbangan memang tengah menghadapi berbagai tantangan, khususnya rantai pasok suku cadang pesawat dan ini melanda hampir sebagian besar pelaku industri transportasi udara dunia.

Hal tersebut tentunya menyebabkan pelaksanaan heavy maintenance membutuhkan waktu yang lebih panjang. Namun, keseluruhan proses perawatan armada maskapai Garuda Indonesia Group tersebut diharapkan bisa dilaksanakan pada tahun ini juga.

"Dapat kami sampaikan pula bahwa proses heavy maintenance sendiri diperlukan guna memastikan standar keselamatan dan kelaikan terbang tetap terjaga untuk pesawat yang akan dioperasikan," jelasnya.

Garuda Indonesia Group pun telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan dapat memenuhi permintaan konsumen, di antaranya sejak akhir 2024 telah mendatangkan empat armada narrow body yakni Boeing 737-800NG (PK-GUF dan PK-GUG) dan dua lainnya (PK-GUH dan PK-GUI) yang bakal mulai beroperasi pada kuartal II 2025.

"Langkah ini sejalan dengan pemulihan permintaan dan peningkatan trafik penumpang pasca pandemi serta pertumbuhan sektor pariwisata nasional. Optimalisasi kapasitas produksi ini yang ke depannya akan terus kami selaraskan dengan outlook kinerja Perusahaan sesuai dengan pertumbuhan demand pasar, guna memastikan penguatan landasan kinerja usaha dapat senantiasa terjaga secara berkelanjutan," pungkas Rahmat.(***)

Sumber: Riaumandiri



 
Berita Lainnya :
  • Tanggapi Isu Armada Pesawat yang di Kandangkan, Begini Kata Garuda Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved