www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Hanya Cocok Untuk Ketahanan Energi, Riau Terdepak dari Program Hilirisasi Migas
Sabtu, 22-03-2025 - 09:16:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pemerintah Pusat tidak menjadikan Provinsi Riau sebagai lokasi proyek pembangunan industri hilirisasi migas yang digagas saat ini. Riau dinilai hanya cocok untuk program proyek ketahanan energi.

"Ketahanan energi cocok untuk Riau. Kita memiliki perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia dan ada PTPN yang beroperasi. Jadi, jenis hilirisasi produk sawit yang strategis untuk dikembangkan berdasarkan keunggulan komparatif wilayah seperti industri FAME (bahan biodiesel) sangat relevan dengan program B35/B40 nasional dan permintaan biodiesel global yang terus meningkat," kata Ekonom Senior Universitas Riau, Dahlan Tampubolon, Jumat (21/3/2025).
Menurut Dahlan, Riau memiliki posisi yang strategis untuk memenuhi kebutuhan biodiesel domestik maupun ekspor. Kalau infrastruktur industri di Riau dimapankan, industri dasar oleokimia seperti fatty acid, fatty alcohol, dan glycerin juga potensial dikembangkan.
"Produk itu menjadi bahan baku industri kosmetik, farmasi, dan produk perawatan pribadi. Industri ini relatif tidak terlalu bergantung pada kedekatan dengan konsumen akhir," paparnya.

Ditanya kenapa Riau tidak dilirik pusat untuk dijadikan lokasi pembangunan industri hilirisasi migas, menurut hemat Dahlan, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan hilirisasi tidak dijalankan di Riau.
Pertama, pertimbangan logistik, dimana lokasi pabrik pengolahan juga harus mempertimbangkan kedekatan dengan pasar, kemudahan ekspor, dan efisiensi distribusi. Kemudian dari sisi struktur kepemilikan modal, perusahaan perkebunan sawit di Riau dimiliki oleh perusahaan besar yang berbasis di Malaysia atau grup konglomerasi nasional yang kantor pusatnya di Jawa.

Perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi bisnis terintegrasi dengan menempatkan pabrik pengolahan dekat dengan pusat logistik internasional, kawasan industri yang sudah mapan di Jawa, dan akses ke pasar yang lebih luas.
Produk turunan sawit seperti oleokimia, biodiesel, atau produk konsumen (minyak goreng, margarin, sabun) memiliki volume yang lebih kecil dan nilai yang lebih tinggi dibandingkan CPO mentah, sehingga lebih ekonomis kalau dibangun dekat dengan pasar.

"Demikian pula adanya integrasi dengan industri lain, produk turunan sawit banyak yang menjadi bahan baku industri lain (kosmetik, makanan, farmasi, dan lain-lain) yang sudah terkonsentrasi di pusat-pusat industri," sambung Dahlan.(***)

Sumber: Goriau




 
Berita Lainnya :
  • Hanya Cocok Untuk Ketahanan Energi, Riau Terdepak dari Program Hilirisasi Migas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved