www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Kadistanak Sebut Produksi Daging di Pekanbaru Belum Mencukupi Kebutuhan Warga
Jumat, 20-11-2015 - 11:41:35 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU,Riau12.com-Tingkat konsumsi daging bagi masyarakat Kota Pekanbaru,Provinsi Riau, saat ini terus meningkat. Terutama pada tingkat konsumsi daging sapi, kerbau, dan kambing, namun sangat disayangkan meningkatnya jumlah konsumsi daging bagi masyarakat, belum di imbangi dengan tingkat produksi daging yang ada saat ini. Kota Pekanbaru sendiri saat ini masih bergantung dengan daerah tetangga.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru El Sabrina kepada wartawan menjelaskan, saat ini kebutuhan daging di Kota Pekanbaru mencapai 50 ekor hingga 60 ekor perhari baik sapi,kambing, kerbau dan lainya.

"Kalau untuk kebutuhan daging sapi jenis brahmana cross perharinya mencapai 150-200 kg perhari atau setara dengan 20-25 ekor sapi, sedangkan untuk konsumsi daging kambing berkisar 15-20 ekor perhari dan untuk konsumsi daging babi mencapai 10-15 ekor perhari," ungkap El Sabrina, jumat (20/11/2015).

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, El Sabrina mengakui, saat ini khusunya daging sapi masih didatangkan dari daerah lain seperti Provinsi Lampung dan Sumatera Utara.

"Karena tingkat produksi dan kebutuhan daging di Kota Pekanbaru belum dapat dipenuhi dari hasil produksi sendiri, hampir 80% masih didatangkan dari luar Pekanbaru," jelasnya.

Disaat Kota Pekanbaru belum bisa memenuhi kebutuhan daging sapi, namun ternyata tingkat produksi daging babi justru malah meningkat. Menurut El Sabrina saat ini bahkan sudah menyuplai beberapa Provinsi tetangga dan Kabupaten Lain di Riau.

"Kalau untuk daging babi kita dapat penuhi sendiri, malahan kita bisa menyuplai ke Sumatera Barat, Sumatera Utara dan wilayah lain," tukasnya.

Ditanya soal program atau rencana peningkatan produksi daging di Kota Pekanbaru, Kadistanak El Sabrina mengaku sudah ada beberapa program yang saat ini terus dikerjakan. "Program itu pasti ada, bahkan kita terus mendorong dan memberikan penyuluhan terhadap para peternak untuk terus meningkatkan budidaya ternak, bukan hanya fattening (Penggemukan) saja," pungkasnya.(r12/gr)



 
Berita Lainnya :
  • Kadistanak Sebut Produksi Daging di Pekanbaru Belum Mencukupi Kebutuhan Warga
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved