www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
PGN Genjot 200 Ribu Sambungan Jargas! Strategi Baru Tekan Subsidi LPG
Selasa, 04-03-2025 - 13:35:32 WIB

TERKAIT:
   
 

(Segmenberita)-SURABAYA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menargetkan pemasangan jaringan gas (jargas) non-anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebanyak 200 ribu sambungan di seluruh Indonesia pada 2025.

“Kami terus berupaya meningkatkan jargas di Tanah Air,” ujar General Manager SOR III PT PGN Tbk, Hedi Hedianto, di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/3/2025).

Hedi menyebutkan, dari total 200 ribu sambungan yang direncanakan, sekitar 50 ribu hingga 60 ribu sambungan akan dibangun di Jawa Timur. Untuk mencapai target tersebut, PGN akan menerapkan berbagai strategi, termasuk insentif biaya pemasangan serta pembangunan jaringan dalam rumah.
Namun, Hedi mengakui bahwa pencapaian target ini memerlukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Aftabuddin Rijaluzzaman, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah berkoordinasi dengan PGN guna mendukung pencapaian target tersebut.

Menurut Aftabuddin, saat ini merupakan momen tepat untuk mempercepat peralihan energi, mengingat pemerintah tengah melakukan efisiensi dengan menekan subsidi LPG 3 kilogram. Ia menekankan bahwa PGN harus mampu memperluas jaringannya agar masyarakat yang selama ini menggunakan LPG 3 kilogram atau 12 kilogram dapat beralih ke gas PGN.
“Jika jaringan jargas PGN berkembang, otomatis subsidi LPG bisa dikurangi secara bertahap. Konsumsi LPG 3 kilogram akan menurun, sehingga beban subsidi juga berkurang,” katanya.

Sebagai bagian dari percepatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan koordinasi dengan PT Petrogas Jatim Utama (PJU), BUMD yang mengelola gas bumi untuk sektor kelistrikan dan industri.

Aftabuddin berharap PJU dan PGN dapat menjalin kerja sama guna mempercepat pembangunan jargas di Jawa Timur serta mengurangi ketergantungan terhadap subsidi LPG 3 kilogram.

“Ayo kita berkolaborasi. Dengan berkembangnya jargas PGN, subsidi dapat ditekan. Bukan berarti LPG dihilangkan, tetapi beban pemerintah bisa dikurangi dan masyarakat mendapatkan energi yang lebih murah,” ujarnya, seperti yang dilansir dari republika.(***)

Sumber: Halloriau 




 
Berita Lainnya :
  • PGN Genjot 200 Ribu Sambungan Jargas! Strategi Baru Tekan Subsidi LPG
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved