Terdampak Banjir, Ketahanan Pangan di Riau Terancam, Pemprov dan OPD Belum Bergerak Bantu Petani
Rabu, 05-02-2025 - 15:45:44 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Tingginya curah hujan di Provinsi Riau dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan banjir meluas di hampir seluruh kabupaten dan kota. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kehidupan masyarakat umum, tetapi juga memicu ancaman serius terhadap ketahanan pangan daerah, dengan banyaknya petani yang mengalami gagal panen.
Pengamat politik dan lingkungan, Edy Sabli, yang juga dosen pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR), menilai lambannya respons pemerintah daerah dalam membantu petani terdampak dapat memperburuk situasi ketahanan pangan di Riau.
Menurutnya, peran aktif pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan sangat krusial untuk memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan sesuai harapan.
"Banjir ini berdampak luar biasa bagi petani, banyak yang mengalami gagal panen. Jika tidak segera ditangani, ini bisa menghambat program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto," ujar Edy Sabli kepada GoRiau.com, Rabu (5/2/2025).
Edy mempertanyakan sejauh mana komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu indikatornya, menurut dia, adalah bagaimana respons cepat pemerintah dalam membantu para petani yang terdampak bencana.
"Kalau Pemprov Riau benar-benar mendukung kebijakan Presiden Prabowo, seharusnya ada instruksi tegas kepada OPD terkait untuk segera turun tangan membantu petani yang terdampak banjir," tambahnya.
Namun hingga kini, Edy Sabli menilai belum terlihat langkah konkret dari OPD seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan dalam menangani persoalan ini.
"Yang terlihat aktif justru instansi vertikal yang mempublikasikan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Sementara itu, pemerintah daerah seolah pasif. Belum ada laporan bahwa dinas-dinas terkait turun ke lapangan untuk membantu petani yang mengalami gagal panen," ungkapnya.
Edy juga menyinggung peran Penjabat (Pj) Gubernur Riau yang dinilainya belum menunjukkan keseriusan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kami berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus memberikan bantuan kepada masyarakat umum, tetapi juga memperhatikan kondisi para petani. Ketahanan pangan Riau bergantung pada bagaimana pemerintah merespons krisis ini. Jika dibiarkan, bukan hanya petani yang merugi, tetapi seluruh masyarakat bisa terdampak akibat berkurangnya pasokan pangan," pungkasnya.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :