www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Mendadak Prabowo Minta APBN 2025 di Hemat Rp306 triliun, Sri Mulyani Ungkap Ini Alasannya
Sabtu, 25-01-2025 - 12:00:44 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemicu Presiden Prabowo Subianto mendadak meminta APBN 2025 dihemat Rp306 triliun.

Wanita yang akrab disapa Ani itu menyinggung 'sidak' yang dilakukan Prabowo ke Kementerian Keuangan pada 31 Desember 2024. Ia menegaskan momen itulah yang memantik sang Kepala Negara melakukan penghematan belanja.

"Saya sampaikan bahwa sesudah Bapak Presiden (Prabowo) hadir di acara tutup tahun (2024), beliau melihat beberapa dokumen anggaran yang sudah dan akan dilaksanakan di 2025 dari kementerian/lembaga (K/L)," ungkapnya, Jumat (24/1).


"Itu yang makanya disebutkan beliau (Prabowo) melihat secara detail," tegas Ani.

Prabowo memang tiba-tiba datang ke Kemenkeu pada akhir tahun lalu. Berdasarkan keterangan di Instagram Sri Mulyani, sang Kepala Negara ikut menghadiri Rapat Tutup Kas APBN 2024 sekaligus meluncurkan coretax.

Momen tersebut juga dipakai Prabowo untuk membatalkan rencana kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen ke 12 persen. Ia mengumumkan bahwa kenaikan PPN mulai 1 Januari 2025 berlaku hanya untuk barang-barang mewah.

Bahkan, Sri Mulyani mengklaim Prabowo adalah presiden pertama di Indonesia yang datang untuk melihat langsung Rapat Tutup Kas APBN.

"Selama ini, Presiden (Prabowo) juga menyampaikan indikasi bahwa APBN perlu untuk dalam pelaksanaannya dilihat dari sisi efisiensi dan ketepatan sasaran. Serta tentu mengurangi berbagai belanja-belanja yang dianggap dampaknya terhadap perbaikan, penguatan perekonomian dan kesejahteraan, memperbaiki produktivitas, menciptakan growth, itu perlu untuk diperkuat," tuturnya.

"Oleh karena itu, Presiden (Prabowo) menyampaikan dalam instruksi untuk melakukan fokus anggaran agar makin efisien dan penggunaan anggaran akan ditujukan kepada langkah-langkah yang memang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat langsung, seperti makan bergizi gratis," imbuh Ani.

Ada dua sumber utama penghematan APBN 2025 yang diincar Presiden Prabowo.

Pertama, sang Kepala Negara memangkas anggaran belanja K/L senilai Rp256,1 triliun. Kedua, Prabowo memotong alokasi dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp50,59 triliun.(***)

Sumber: Riaumandiri



 
Berita Lainnya :
  • Mendadak Prabowo Minta APBN 2025 di Hemat Rp306 triliun, Sri Mulyani Ungkap Ini Alasannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved