www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Harga Minyak Melonjak 2 Persen, Usai Serangan Rudal Iran ke Israel
Rabu, 02-10-2024 - 08:23:22 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Harga minyak melonjak di atas 2% pada Selasa (1/10/2024) setelah Iran menembakkan sejumlah rudal balistik ke Israel sebagai respons atas serangan Israel terhadap sekutu Teheran, Hizbullah, di Lebanon.

Dilansir dari Reuters, minyak mentah Brent mengalami kenaikan sebesar US$ 1,86 atau 2,6% menjadi $73,56 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) naik US$ 1,66 atau 2,4% mencapai $69,83 per barel. Sebelumnya, kedua harga minyak acuan tersebut sempat melonjak lebih dari 5%.

Clay Seigle, seorang ahli strategi risiko politik independen menyebutkan, Israel tidak akan segan-segan memperluas serangan militernya untuk menyerang Iran secara langsung, dan aset minyak Iran mungkin menjadi salah satu target utama.

Menurutnya, serangan Israel terhadap fasilitas produksi atau ekspor minyak Iran berpotensi menyebabkan gangguan pasokan yang signifikan, bahkan bisa mencapai lebih dari satu juta barel per hari.

Sementara itu di Laut Merah, kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap setidaknya satu dari dua kapal yang mengalami kerusakan di lepas pantai Hodeidah.

Houthi telah melancarkan serangan terhadap jalur pelayaran internasional di sekitar Yaman sejak November tahun lalu sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina dalam konflik antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

"Apabila ketegangan meningkat, proksi Iran seperti Houthi dan kelompok paramiliter Irak bisa melancarkan serangan terhadap produsen minyak di Timur Tengah, terutama Arab Saudi," kata Tamas Varga, analis dari PVM.

Varga menambahkan, saat ini ada kekhawatiran bahwa pasokan minyak akan terganggu, sehingga perdagangan minyak diperkirakan akan terus bergejolak hingga situasi lebih jelas.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Harga Minyak Melonjak 2 Persen, Usai Serangan Rudal Iran ke Israel
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved