www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Meski Ada Perubahan di Beberapa Daerah, Harga Karet di Riau Hari Ini Umumnya Stabil
Rabu, 04-09-2024 - 14:42:31 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Harga bahan olahan karet (Bokar) di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Riau hari ini, Rabu (4/9/2024) menunjukkan kestabilan, meski ada beberapa daerah yang mengalami perubahan harga.

Karet merupakan salah satu komoditi unggulan di Provinsi Riau, bersama dengan kelapa sawit. Menurut Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, harga Bokar pekan ini umumnya tetap, dengan beberapa variasi harga di tingkat kabupaten.

"Untuk harga Bokar yang tetap, di tingkat Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Kabupaten Bengkalis pekan ini tetap Rp13.260/kg dan di Inhu tetap Rp10.700/kg," ujar Defris dilansir tribunpekanbaru.com.

Sementara itu, harga Bokar petani/KUB Kampar juga stabil di angka Rp12.500/kg, sedangkan di Kabupaten Rohil harga tetap di Rp11.300/Kg.

Namun, terdapat perubahan harga di beberapa daerah. Defris Hatmaja menjelaskan, harga bokar di tingkat petani/KUB Rohul mengalami kenaikan sebesar Rp112/kg, menjadikannya Rp10.543/kg.

Di sisi lain, harga bokar di tingkat APKARKUSI Kabupaten Kuansing mengalami penurunan sebesar Rp75 per kilogram, sehingga harga minggu ini menjadi Rp12.300 per kilogram.

Disbun Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas karet petani melalui berbagai program.

"Kami terus berupaya memperkuat kelembagaan petani karet dengan mendorong mereka untuk bergabung dalam UPPB," tuturnya.

"Dengan cara ini, mutu hasil karet rakyat akan menjadi lebih bersih dan harga di tingkat petani dapat meningkat," sambungnya.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian petani karet di Riau, sekaligus memperkuat sektor perkebunan karet yang menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian daerah.(***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Meski Ada Perubahan di Beberapa Daerah, Harga Karet di Riau Hari Ini Umumnya Stabil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved