www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Jokowi: Nilai Tukar Rupiah Diperkirakan Berada Disekitar Rp 16.100 Per Dolar As Pada 2025
Sabtu, 17-08-2024 - 08:41:09 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 16.100 per dolar AS pada 2025.

"Nilai tukar rupiah diperkirakan akan berada di sekitar Rp 16.100 per dolar AS," ucap Jokowi saat menyampaikan pidato pengantar RAPBN 2025 dan nota keuangan, Jumat (16/8/2024).

Selain rupiah, Jokowi menyebut suku bunga surat berharga negara (SBN) 10 tahun berada di 7,1%.

"Pemerintah akan selalu responsive terhadap dinamika moneter dunia," ujarnya.

Sementara, harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan berada pada US$ 82 per barel.

“Lifting minyak diperkirakan mencapai 600.000 barel per hari dan gas bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari,” kata dia.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2025 dalam RAPBN 2025. Pada 2025 akan menjadi transisi karena menjadi tahun pertama pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Jokowi menambahkan, arsitektur APBN 2025 adalah pilar penting untuk menjaga keberlanjutan melalui penguatan berbagai program unggulan yang berkesinambungan dari pemerintah sekarang ke pemerintah yang akan datang.

APBN 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada asumsi dasar sebagai berikut, yakni inflasi akan dijaga pada kisaran 2,5%. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2%. Karena kondisi ekonomi global yang masih relatif stagnan, pertumbuhan ekonomi kita akan lebih bertumpu pada permintaan domestik,” jelas Jokowi.

Dengan tingginya peran konsumsi masyarakat sebagai penopang pertumbuhan ekonomi, maka daya beli masyarakat akan dijaga ketat, dengan pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta dukungan program bansos dan subsidi.

Pemerintah juga  akan terus mengupayakan peningkatan produk-produk yang bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor, yang didukung oleh insentif fiskal yang kompetitif dengan tetap menjaga keberlanjutan fiskal.

“Bauran antara fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan dijaga untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sistem keuangan,” pungkas Jokowi.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Jokowi: Nilai Tukar Rupiah Diperkirakan Berada Disekitar Rp 16.100 Per Dolar As Pada 2025
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved