www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Harga Minyak Kita Melojak Melebihi HET, Disperindag Sebut Tak Bisa Berbuat Banyak
Senin, 08-07-2024 - 09:12:04 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Disperindag Provinsi Riau menyatakan tidak dapat berbuat banyak terkait kenaikan harga Minyakita di pasaran. Kenaikan harga ini bukan disebabkan oleh kelakuan nakal para pedagang di tingkat eceran, melainkan harga pembelian dari distributor yang sudah di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Suryati Ningsih, menjelaskan bahwa pedagang membeli produk Minyakita dari distributor dengan harga di atas HET.

"Di tingkat distributor, pedagang membeli sedikit di atas HET. Jadi tidak bisa kita tekan supaya menjual sesuai HET karena mereka juga beli dari distributor di atas HET," ujarnya, Minggu (7/6/2024).

Menurut Suryati, kenaikan harga Minyakita di Pekanbaru disebabkan oleh tingginya permintaan sementara pasokan kurang. Berkurangnya pasokan ini berkaitan dengan Domestic Market Obligation (DMO), yaitu kewajiban produsen minyak sawit untuk memenuhi stok dalam negeri sesuai ketentuan.

"Minyakita memiliki HET, tetapi DMO saat ini sangat minim. Karena DMO sedikit, produksi juga sedikit. Ketika produksi sedikit dan permintaan banyak, otomatis berdampak pada kenaikan harga," tambahnya dikutip dari tribunpekanbaru.

Diketahui, sejumlah pedagang di Pekanbaru telah menaikkan harga Minyakita. Untuk kemasan 1 liter, ada yang menjual hingga Rp 16 ribu, sementara HET yang ditetapkan pemerintah adalah Rp 14 ribu. Untuk kemasan 2 liter, harga jual mencapai Rp 33 ribu, melebihi HET yang seharusnya Rp 28 ribu.

Kondisi ini menunjukkan bahwa para pedagang juga berada dalam posisi sulit, karena mereka harus menyesuaikan harga jual dengan harga beli dari distributor yang sudah tinggi. (***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Harga Minyak Kita Melojak Melebihi HET, Disperindag Sebut Tak Bisa Berbuat Banyak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved