www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sektor Manufaktur Makin Dilirik Industri Alat Berat Tanah Air
Sabtu, 06-07-2024 - 10:49:23 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SURABAYA– Sektor manufaktur makin dilirik industri alat berat tanah air. Salah satunya, emiten PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) yang memperkuat segmen non pertambangan.

“Termasuk sektor manufaktur seperti yang dilakukan anak usaha Kobexindo Equipment yang menjual alat-alat berat serta peralatan segmen penanganan lingkungan, penanganan material, dan solusi logistik,” kata Corporate Secretary PT Kobexindo Tractors Tbk Gabrielle Azelia, kemarin (5/7).

Direktur Kobexindo Equipment Suryanto menyatakan, penyediaan alat terintegrasi merupakan salah faktor penting dalam bisnis mereka. Baru-baru ini kami kembali dipercaya memasok empat unit mesin sapu ke salah satu pabrik semen terkemuka di Indonesia. ‘’Ini penjualan kedua setelah kami telah memasok tiga unit pada 2019,’’ ungkapnya.

Sepanjang tiga bulan pertama 2024, KOBX meraih pendapatan Rp531,94 miliar, naik 1,3 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu Rp525,11 miliar. Penjualan unit alat berat (tambang dan nontambang) merupakan kontributor terbesar pendapatan secara konsolidasi. Segmen tersebut menyumbang 64,91 persen. Angka itu lebih rendah ketimbang kontribusi tahun lalu sebesar 69,93 persen.

Artinya, terjadi pertumbuhan kontribusi dari segmen-segmen di luar penjualan unit. Penjualan unit alat berat tercatat Rp345,29 miliar pada kuartal I 2024 atau terkoreksi 5,97 persen bila dibandingkan dengan periode 2023 sebesar Rp367,19 miliar.

Kontribusi pendapatan terbesar kedua bersumber dari segmen penjualan suku cadang (19,15 persen). Hingga akhir Maret 2024, penjualan suku cadang membukukan Rp101,85 miliar, melonjak 47,30 persen ketimbang tahun lalu Rp69,14 miliar. Capaian itu membuat segmen ini mengalami pertumbuhan tertinggi.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Sektor Manufaktur Makin Dilirik Industri Alat Berat Tanah Air
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved