www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
BPS Mencatat: Inflasi Terbesar Terjadi di Kampar dan Cabai Merah Sumbang Inflasi Terbesar
Selasa, 04-06-2024 - 10:00:39 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU- BADAN Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat bahwa pada Mei 2024 terjadi inflasi year on year (yoy) Provinsi Riau sebesar 4,41 persen. Sementara itu, tingkat inflasi month to month (mtm) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Provinsi Riau bulan Mei 2024 masing-masing sebesar 0,30 persen dan 1,78 persen.

Dikatakan oleh Kepala BPS Riau, Asep Riyadi saat rilis data BPS di kantor BPS Riau, Senin (3/6), Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,54 tercatat sebesar.

“Adapun inflasi YoY tertinggi terjadi di Kabupaten Kampar sebesar 6,55 persen dengan IHK sebesar 109,03 dan terendah terjadi di Kota Pekanbaru sebesar 3,39 persen dengan IHK sebesar 106,83,” ungkapnya didampingi Kadiskominfotik Riau, Ikhwan Ridwan.

Menurutnya, inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sepuluh indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran, kelompok transportasi, kelompok pendidikan, kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

Sementara itu, komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi mtm pada Mei 2024, antara lain cabai merah, emas perhiasan, nasi dengan lauk, bawang merah, daging ayam ras, beras, jengkol, ayam goreng, petai, kue basah, gulai, kue kering berminyak, perbaikan ringan kendaraan, Sigaret Kretek Tangan (SKT), jeruk, Sigaret Kretek Mesin (SKM), gula pasir, kol putih/kubis, air kemasan dan beberapa komoditas lainnya

“Harga cabai merah yang masih tinggi menyebabkan komoditas ini jadi penyumbang inflasi bulanan tersebesar di Riau saat ini,” sambungnya.

Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi mtm, antara lain angkutan udara, kentang, cabai rawit, ayam hidup, baju muslim wanita, tomat, angkutan antar kota, baju anak stelan, daging sapi, sepatu pria, ikan tongkol dan ikan ambu-abu sebesar 0,01 persen dan beberapa komoditas lainnya.(***)

Sumber: Riaupos.co



 
Berita Lainnya :
  • BPS Mencatat: Inflasi Terbesar Terjadi di Kampar dan Cabai Merah Sumbang Inflasi Terbesar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved