www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Patin Kampar akan Dijual di Amerika dan Eropa
Rabu, 31-10-2018 - 09:01:09 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com, BANGKINANG - Pemerintah sedang berusaha mengembangkan industrilisasi ikan patin nasional menuju  pasar ekspor. Terobosan baru persaingan komoditas tersebut adalah dengan memanfaatkan Integrated Cold Storage (ICS). Nantinya ikan patin dari Kampar dan beberapa daerah di Indonesia, akan dijual di Amerika dan Eropa.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP), Rifky Efendi Hardijanto mengatakan, potensi pasar ikan patin Amerika dan Eropa terbuka lebar. Namun saat ini pasar itu kosong karena mulai ditinggalkan oleh Vietnam.

''Makanya ini potensi besar bagi Indonesia untuk mengisi kekosongan itu," kata Rifky melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/10).

Rifky menjelaskan, 20 tahun lalu Vietnam mencanangkan menjadi produsen patin dunia, yang mampu mengisi pasar patin dunia. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka tidak menjaga kualitas sehingga pasar Amerika dan Eropa tidak lagi mengimpor komoditas perikanan tersebut dari negara itu. Kondisi ini, tambahnya, menjadi peluang buat Indonesia, untuk garap pasar Amerika dan Eropa.

Produksi patin Vietnam, ujar Rifky sebanyak 1,195 juta ton per tahun. Sementara Indonesia baru 437 ribu juta ton, begitu juga ekspor patin nasional belum terlalu tinggi karena untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

''Ke depan bukan hanya kita produksi untuk konsumsi dalam negeri saja, tapi lebih kita tingkatkan lagi yang berorientasi untuk ekspor," katanya pada Temu Bisnis Pemanfaatan ICS Kabupaten Kampar yang mengangkat tema "Mendukung Industri Patin Nasional,".

Dijelaskan Rifky, untuk bisa masuk ekspor, langkah yang harus ditempuh selain produksi yaitu industrinya. Oleh karena itu KKP siap memanfaatkan ICS, karena di situ ada pengelohan, cold storagenya, produknya bisa langsung di ekspor.

"Daerah-daerah produsen atau sentra patin akan terus kami maksimalkan, dengan memaksimalkan ICS nya sehingga ekspor patin nasional bisa terus kita tingkatkan," katanya.

Daerah produsen patin Indonesia saat ini, wilayah Sumatera masih yang terbesar dengan menyumbang 68,07 persen produksi patin nasional, Riau 8,14 persen produksi, Kalimantan Selatan (10,06 persen), Kalimantan Tengah (8,81 persen, Jambi (6,43 persen), Jabar 6,4 persen.

"Selain itu, kita juga kan membranding patin nasional yang akan kami beri nama Indonesia Pangasius yang artinya "Patin Indonesia", rencananya akan diluncurkan pada pameran di Dubai akhir bulan ini," terangnya lagi.

Salah satu daerah yang akan dikembangkan ICS nya adalah kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan ICS berkapasitas 100 ton. (grc)



 
Berita Lainnya :
  • Patin Kampar akan Dijual di Amerika dan Eropa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved