www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Polisi Gerebek Rumah 'Dukun Aborsi' di Inhu, Ada Wanita Muda Lagi Hamil
Minggu, 22-04-2018 - 18:45:00 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Dicurigai sebagai tempat aborsi, sebuah rumah di Indragiri Hulu digerebek polisi, hasilnya mengagetkan.

Kepolisian di Kabupaten Inhu - Riau menggerebek sebuah rumah wanita berinisial MA alias Ita.

Penggerebekan dilakukan menyusul adanya laporan warga yang curiga dengan aktivitas di dalam rumah tersebut, yang beralamat di Dusun Pasir Rambai Desa Sei Beringin.

Dalam penggerebekan yang dilakukan Kamis (18/4/2018) malam tersebut, aparat mendapati seorang wanita muda berusia 23 tahun berinisial Dn dalam kondisi terbaring lemas di kamar. Diduga, ia sedang melakukan proses menggugurkan kandungan alias Aborsi dengan bantuan Ita.

Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari, Minggu (22/4/2018) petang menuturkan, penggerebekan itu dilakukan setelah warga setempat merasa curiga. Bukan tanpa sebab, karena Dn tak kunjung ke luar usai bertamu di rumah Ita. Kemudian, warga pun memberitahu polisi.

"Sehari sebelumnya (Penggerebekan, red), wanita tersebut (Dn) bertamu dan tak keluar sehingga warga curiga. Keesokan harinya kita lakukan penyelidikan setelah mendapat laporan warga," terang AKBP Arif Bastari seperti dilansir goriau.com.

Selain menemukan Dn dalam kondisi lemas, polisi juga mendapati sejumlah barang-barang yang diduga berkaitan dengan praktik Aborsi tersebut, salah satunya alat suntik, cairan alkohol, obat pelancar haid, Pil KB, obat terlambat datang bulan dan beberapa lainnya.

Diduga, Ita berprofesi sebagai dukun Aborsi. Kepada petugas dia mengaku membantu Dn untuk menggugurkan kandungannya yang sudah berusia sekitar tiga bulan. Dn sendiri datang ke rumah wanita tersebut pada Selasa (17/4/2018) atau sehari sebelum penggerebekan.

Untuk menggugurkan kandungan, Dn membayar Rp1 juta kepada Ita. Uang tersebut dibayar bertahap masing-masingnya sebesar Rp500 ribu.

"Kita langsung bawa wanita berinisial M (Alias Ita) ke Mapolres Inhu, sementara Dn dibawa ke klinik untuk memeriksa kondisinya," terang Arif. (*)



 
Berita Lainnya :
  • Polisi Gerebek Rumah 'Dukun Aborsi' di Inhu, Ada Wanita Muda Lagi Hamil
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved