Disinyalir Palsukan Akreditasi, Dua Mahasiswa Laporkan Kampusnya ke Polda Riau
Kamis, 19-04-2018 - 15:12:13 WIB
Riau12.com-PEKANBARU-Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau terima laporan dua orang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Pekanbaru. Ini terkait dugaan pemalsuan akriditasi kampus.
"Kita tengah mendalami dengan melakukan verifikasi terkait laporan dua mahasiswa yang melaporkan kampusnya dengan kasus dugaan pemalsuan akridotasi kampus," ujar Direktur Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, Kamis (19/04/18).
Dikatakannya, pelaporan ini terkait dugaan penipuan dan pembohongan publik mengenai akriditasi kampus yang berkariditasi B. Dugaan ini dilaporkan oleh Rahmat Syahroni Siregar dan Johan yang merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) semester delapan.
Dari keterangan Rahmat (pelapor) mengatakan bahwa dirinya melapor ke Polda Riau karena telah menjadi korban penipuan STAI Al-Azhar Pekanbaru. Saat mendaftar 2014 lalu, dia mengatakan Kampus Al-Azhar mengklaim telah berakreditasi B. Namun, setelah mangajukan tugas akhir, Rahmat baru menyadari bahwa kampus tersebut hanya berakriditasi C.
"Ini kita sadari setelah mencari tau status akreditas kampus ke Koordinator Sekolah Tinggi Agama Islam XII wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Kami jelas ditipu dengan klaim STAI Al-Azhar. Tidak hanya dicantumkan di brosur saat mendaftar 2014 lalu, tapi selama ini bai kop surat, baliho bahkan papan nama Kampus dicantumkan akreditasi B," terang Rahmat.
Sementara, menurut Rahmat, akreditasi B merupakan syarat minimal bagi dirinya bahkan 580 mahasiswa lain ditiga program studi yakni PAI, Ekonomi Syariah dan Manajemen Pendidikan Islam dalam dunia kerja.
Dalam hal ini, Rahmat melaporkan Maimanah Umar yang merupakan ketua STAI Al-Azhar yang merupakan ketua Al-Azhar. Tak hanya itu, Maimanah yang juga menjabat sebagai anggota DPD RI itu adalah pemilik Yayasan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua II STAI Al-Azhar, Dr Misharti membantah pihaknya telah melakukan penipuan akreditasi. Dia mengklaim bahwa kampusnya telah mengantongi akreditasi B.
"Kami keras atas laporan mahasiswa kami ke Polda Riau. Kampus kami ini sudah lama berdiri sejak tahun 1993 dan sudah menamatkan ribuan mahasiswa dan tidak ada alumni yang menpersalahkan akriditasi ini," katanya.
Dari tiga Prodi yang ada, Prodi PAI menurutnya telah mengantongi akreditasi B. Oleh sebab itu, Misharti mengatakan bahwa STAI Al-Azhar telah berakreditasi B. "Kita memiliki bukti-bukti yakni sertifikat dan BAN PP. Jadi, kami lengkap semuanya," tutupnya.(rtc)
Komentar Anda :