www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Diduga Jajakan Anak di Bawah Umur, Mucikari dan 3 PSK di Pekanbaru Ditahan Polisi
Selasa, 13-03-2018 - 09:00:15 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Diduga menjajakan anak di bawah umur, Wanita berinisial D diamankan aparat kepolisian. Wanita yang diduga sebagai mucikari ini diamankan disebuah kamar hotel Grand Elite Pekanbaru yang berlokasi di jalan Riau. Penangkapan ini dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, Sabtu (10/3/18) sekitar pukul 13.00 WIB atas laporan masyarakat atas adanya dugaan perdagangan anak dibawah umur terhadap pria hidung belang. Dari info tersebut, tim Polisi bergegas menuju hotel yang berlokasi di jalan Riau tersebut. Sesampainya di lokasi tepat di kamar 321,335 dan 560 hotel berbintang empat tersebut didapati wanita berinisial D difuga mucikari bersama tiga orang korbannya yang masih di bawah umur masing-masing berinisial V, Y, dan A. Saat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, membenarkan adanya pengamanan diduga mucikari tersebut. "Kasus ini masih dalam pendalaman yang dilakukan oleh pihak Polresta Pekanbaru. Sementara tersangka berinisial D dan korban sudah diamankan guna menjalani proses penyidikan lebih dalam," terangnya. Sementara General Manager Grand Elite Hotel, Lusiyanti melalui Director of Sales Grand Elite Hotel, Henni Rasmonowati, Senin (12/3/18) malam membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kita sudah diperiksa dan dimintai keterangan oleh pihak berwajib. Memang kejadian tersebut terjadi di hotel kita. Namun, dilayanan yang kita berikan kepada konsumen, kita tidak pernah menyediakan wanita pekerja seksual (PSK). Tapi kalau tamu yang membawa sendiri itu diluar dari jangkauan kita. Untuk pemesanan kamar juga tidak langsung dilakukan oleh D, tapi seorang pria yang kita juga dan tentu kita juga tidak tahu siapa yang akan dibawanya," pungkasnya.(r12/rtc)



 
Berita Lainnya :
  • Diduga Jajakan Anak di Bawah Umur, Mucikari dan 3 PSK di Pekanbaru Ditahan Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved