www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sungguh Terlalu, Oknum Dokter SA di Bangkinang Aniaya PRT dan Tak Dikasih Gaji selama 3 Bulan
Sabtu, 02-12-2017 - 16:00:34 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BANGKINANG-Seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) bernama Ika Indah Sriwahyuni (21) babak belur diduga dianiaya oleh majikannya. Baru bekerja selama tiga bulan saja, kondisi Ika sudah memprihatikan. Saat ini dia sedang di rawat intensif di Lantai III Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Saat ini, Gadis muda itu hanya terbaring tak berdaya dengan kondisi kepala yang bengkak dan wajah dipenuhi bekas pukulan. Kepada awak media, Jumat malam (1/12/2017) diruangannya dia mencurahkan isi hatinya. Ika bercerita, dia bekerja dikediaman seorang Dokter Gigi berinisial SA yang membuka praktek di Jalan Agussalim Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Gadis itu terhitung bekerja mulai dari tanggal 16 Oktober 2017. Dengan suara merintih dia bercerita kalau Dokter itu sering memukulinya. "Kalau saya agak lambat, saya selalu di pukul sama ibu Dokter," ujarnya. Tidak hanya sampai disitu, pembantu yang malang itu juga mengaku kerap kali disirami air oleh majikannya. "Kalau dia sudah marah, dia bersikap sesuka hatinya. Saya juga sering disiram pakai air olehnya. Memang bukan pakai air panas, tapi perlakuan yang dilakukan ibu itu sudah tidak manusiawi," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Nasib malang yang dialami Ika semakin mengiris hati, ketika dia bercerita kalau dirinya sama sekali belum menerima upah. Namun terpaksa tetap bekerja karena harus mengganti sebuah gigi palsu yang diduga hilang olehnya. "Selama tiga bulan ini saya belum ada menerima gaji. Tapi saya harus tetap bekerja, karna ada gigi palsu yang hilang, jadi saya disuruh mengganti dengan bekerja tanpa upah," jelasnya. Sementara itu, sampai saat berita ini diterbitkan Dokter Gigi SA belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan ini karena tempat prakteknya yang masih tertutup dengan rapat.(auramedia/r12)



 
Berita Lainnya :
  • Sungguh Terlalu, Oknum Dokter SA di Bangkinang Aniaya PRT dan Tak Dikasih Gaji selama 3 Bulan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved