www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
4 dari 6 Pelaku Pembunuhan Supir Gocar di Pekanbaru Berhasil Tertangkap
Senin, 27-11-2017 - 16:15:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Teka-teki hilangnya Ardhie Nur Aswan (23) pada 22 Oktober silam semakin menuju titik terang. Pasca ditemukannya mobil Suzuki Ertiga BM 1564 NV milik korban, tim Polresta Pekanbaru bahkan ternyata sudah meringkus 4 dari 6 pelaku pembunuhan yang menyebabkan tewasnya Ardhie.

Dengan demikian, dapat dipastikan jika Ardhie menghilang setelah dibunuh terlebih dahulu oleh para pelaku. Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, keempat pelaku itu diringkus oleh pihaknya di tiga lokasi berbeda, Banten, Simalungun Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau. Dari tertangkapnya keempat pelaku itupula, diketahuilah bahwa Ardhie dibunuh dengan cara leher dijerat tali, kemudian mayatnya dibuang di daerah Kandis dan mobilnya dibuang di Tanah Karo, Sumatera Utara.

"4 dari 6 pelaku (pembunuhan Ardhie) sudah kita amankan. Sekarang kita masih lakukan pengembangan untuk mengejar dua pelaku lainnya," kata Susanto, Senin (27/11/17).

Pamen berkepala pelontos ini menjelaskan, awal hilangnya Ardhie sendiri, bermula ketika korban mendapat orderan menjemput tamu di tempat karaoke keluarga di Panam, Kecamatan Tampan. Saat ditengah perjalanan, korban pun kemudian dihabisi dengan cara lehernya dijerat tali.

Untuk menghilangkan jejak, sambung Santo, para pelaku selanjutnya membuang jasad korban ke daerah Kandis, Kabupaten Siak. Sedangkan mobil Ertiga milik korban dibuang ke jurang di daerah Tanah Karo/Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Hampir sebulan menghilang, pada 7 November lalu tepatnya di Km 57 Kandis, kumpulan tulang belulang pun ditemukan. Tulang tersebut sempat dibawa ke RS Bhayangkara dan diyakini oleh pihak keluarga sebagai jasad Ardhie.

Polisi juga sudah mengambil sampel DNA ibu korban untuk dicocokkan dengan tulang yang telah ditemukan. Hanya saja, demi memastikan identitas tulang belulang itu merupakan jasad Ardhie, Santo mengaku pihaknya masih menunggu hasil dari DNA tersebut.

"Kita masih menunggu hasil tes DNA. Tapi dari pengakuan pelaku dan barang bukti mobil korban yang sudah kita temukan, kuat dugaan tulang belulang Mr X yang ditemukan di Kandis lalu merupakan jasad korban (Ardhie)," tandasnya.(r12/rt)



 
Berita Lainnya :
  • 4 dari 6 Pelaku Pembunuhan Supir Gocar di Pekanbaru Berhasil Tertangkap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved