www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Gantung Diri, Kakek di Tapung Hilir-Kampar Ditemukan Membusuk
Minggu, 26-11-2017 - 16:45:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TAPUNG-Warga Jalur 1 Desa Gerbang Sari Kecamatan Tapung Hilir, Sabtu pagi (25/11/2017) dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang telah membusuk di dalam sebuah rumah.

Korban tewas yang ditemukan warga ini adalah Tursin (53), seorang penjaga kebun yang tinggal di sebuah rumah di Jalur 1 Desa Gerbang Sari Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.

Korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah sekaligus pemilik kebun tempat korban bekerja yaitu Sukiran (LK 51) yang tinggal di Desa yang sama.

Diceritakan oleh Sukiran bahwa ia terakhir kali bertemu dengan korban sebelum tewas pada tanggal 21 November 2017 lalu, saat itu korban masih bekerja memanen dan menimbang buah sawit miliknya.

Kemudian pada hari Kamis (23/11), saat saksi hendak memanen lagi buah kelapa sawit miliknya, korban tidak kunjung datang dan saksi menunggu sampai Sabtu keesokan harinya.

Setelah tak juga datang hingga hari Sabtu, timbul kecurigaannya kalau terjadi sesuatu dengan anak buahnya itu, selanjutnya sekira pukul 10.00 wib Sukiran mendatangi rumah korban.

Saat mendekati rumah tersebut tercium bau busuk, lalu saksi mengintip kedalam rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan membusuk, kondisi rumah saat itu dalam keadaan terkunci dari dalam dan setelah dibuka ditemukan barang-barang berupa handpone dan dompet milik korban masih berada di rumahnya.

Sekira pukul 11.00 wib, anggota Polsek Tapung Hilir tiba di TKP dan mendapati korban sudah dalam keadaan membusuk dirumah tersebut, petugas menemukan adanya tali yang menggantung dari atap rumah yang sudah terputus, dan dileher korban juga terlihat sisa tali yang masih melekat.

Sekitar 1 jam kemudian datang dr. Dani Ritonga dari Puskesmas II Tapung Hilir untuk mengecek korban, menurut keterangan dokter bahwa korban tewas diduga akibat gantung diri dengan ciri-ciri lidah terjulur dan mata melotot, ditubuh korban juga tidak ada tanda-tanda kekerasan, diperkiran korban sudah tewas 3 hari sebelumnya.

Pihak keluarga An. Sartono yang merupakan adik kandungnya menolak dilakukan otopsi terhadap korban karena telah mengikhlaskan kematian korban, berdasarkan infirmasi diketahui korban sering mengeluh atas sakit yang dideritanya yang tak kunjung sembuh, diduga karena itulah korban stres sehingga nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Pihak keluarga juga menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi yang diserahkan kepada petugas Kepolisian.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH melalui Kapolsek Tapung Hilir AKP Rengga Puspo Saputro SIP, SIK, MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP serta penyelidikan atas peristiwa ini.

Berdasarkan hasil olah TKP, Visum dan keterangan saksi-saksi, kuat dugaan korban tewas murni karena gantung diri, namun pihaknya akan terus menyelidiki untuk memastikan tidak ada tindak kejahatan terhadap korban, jelas Kapolsek.(r12/rsky)



 
Berita Lainnya :
  • Gantung Diri, Kakek di Tapung Hilir-Kampar Ditemukan Membusuk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved