Rumah Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Di Molotov, Polisi Periksa 5 Saksi
Kamis, 05-10-2017 - 14:44:29 WIB
Riau12.com-PEKANBARU-Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah Supriati (53), Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau di Jalan Dwi Kora Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sail, Pekanbaru, Selasa Selasa (03/10/17) lalu.
Kepolisian Daerah Riau memberikan imbauan masyarakat terkait rumah seorang legislator provinsi setempat yang diduga dilempari molotov agar tidak dikaitkan dengan politik dan menyerahkan sepenuhnya urusan itu ke pihak berwajib.
"Percayakan saja pengusutan perkara ini ke polisi. Jangan terhasut dengan tudingan politik segala macam. Apalagi berprasangka buruk hal itu sesuatu yang dilakukan oleh kelompok lain," tutur Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Kabid Humas Polda Riau, Kamis (05/10/17).
Disebutkannya, perkara ini sedang ditangani oleh pihak Polresta Pekanbaru. Pihak penyidik Polresta telah melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Tim di lapangan sedang bekerja dan telah memintai keterangan 5 orang saksi"" kata Guntur lagi.
Saat kejadian, anggota DPRD Riau Supriati juga berada di rumah itu dengan kedua saksi, Romi (45) dan Nando (28) yang merupakan keponakannya dan bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Peristiwa itu pertama kali diketahui saksi, Romi. Ketika itu, Selasa (03/10/17) sekira pukul 05.15 WIB, dia baru pulang dari masjid usai menunaikan ibadah Sholat Subuh. Dia melihat ada pecahan botol serta sumbu dari kain yang telah terbakar. Lengkap dengan bau minyak tanah.
Romi kemudian masuk lewat pintu samping dan memanggil untuk membangunkan sepupunya, Nando. Kemudian Nando membuka pintu depan juga melihat ada pecahan kaca dari Teh Botol Sosro serta sumbu dari kain yang telah hangus terbakar.
Atas kejadian tersebut, pemilik rumah dan saksi melaprkannya ke Polresta Pekanbaru.(r12/rt)
Komentar Anda :