www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Beruang Mengamuk di Kebun Karet, Istri Tewas dan Suami Luka Parah
Selasa, 03-10-2017 - 15:00:12 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU-Selasa (3/9/2017) pagi menjelang siang, di Desa Teluk Paman, Kecamatan Kampar Kiri, Pasangan suami istri (Pasutri) yang sedang menakik karet tiba-tiba diserang seekor beruang.
 
Beruang tidak hanya mencakar wajah dan beberapa bagian tubuh ibu ini, tapi juga membuka tengkorak kepala ibu naas ini sehingga mengeluarkan sebagian isi kepalanya.
 
Beruang atau yang sering disebut Bebe oleh masyarakat setempat itu tidak hanya menyerang Bunai tapi juga suaminya. Wajah suaminya juga terkoyak-koyak berlumuran darah dan kondisinya juga parah.

Peristiwa penyerangan hewan buas terhadap manusia itu dibenarkan pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, melalui Humasnya Dian, Selasa sore. "Istrinya meninggal dunia dan suaminya dilarikan ke rumah sakit di Pekanbaru," terangnya.

Pasca peristiwa nahas itu, pihak BBKSDA Riau pun sudah melakukan pendampingan terhadap korban di rumah sakit. Selain itu, tim juga telah diturunkan ke lokasi kejadian untuk menangani konflik manusia dengan Beruang tersebut.

"Sudah, tim Balai Besar KSDA Riau telah diturunkan ke lokasi dengan menyiapkan kerangkeng untuk penanganan konflik beruang tersebut.Penanganan dilakukan oleh Balai Besar KSDA Riau, Polsek setempat, WWF, aparat desa dan pihak pihak terkait lainnya," singkat Dian.

Informasi yang dirangkum, sang istri menderita luka parah terutama di kepala sehingga nyawanya tak berhasil tertolong. Identitasnya bernama Bunui, berumur 40 tahun, sementara sang suami bernama Saruli (60 tahun, red).

"Kepala Resort Petay, Kepala Resort Lipat Kain dan anggota sedang mengumpulkan bahan informasi bersama Kapolsek Lipat Kain dan anggotanya, serta Kepala Desa di lokasi kejadian," tutup Dian.

Dalam beberapa hari belakangan, kasus antara manusia dan hewan buas terjadi dibeberapa daerah. Di Kabupaten Inhil misalnya, ada dua orang warga diserang buaya muara, sedangkan di Inhu, seorang warga jadi sasaran ular sepanjang tujuh meter.(r12/dt/gr)



 
Berita Lainnya :
  • Beruang Mengamuk di Kebun Karet, Istri Tewas dan Suami Luka Parah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved