Memalukan, Dua Aktivis Kena OTT Polisi di Sapadia Hotel Pasirpangaraian
Selasa, 26-09-2017 - 14:45:12 WIB
Riau12.com-PASIRPANGARAIAN- Dua aktivis di Rokan Hulu (Rohul) inisial RH dan PS, kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul di restoran Sapadia Hotel Pasirpangaraian, Senin (25/9/17) tengah malam sekira pukul 23.30 WIB.
Kedua tersangka kena OTT polisi di Sapadia Hotel Pasirpangaraian belum lama setelah menerima uang sebesar Rp 10juta, diduga hasil memeras Anggota DPRD Rohul dari Partai Nasional Demokrat Teddy Mirza Dal.
‎Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto SIK membenarkan telah menangkap dua aktivis Rohul di restoran Sapadia Hotel, Senin tengah malam.
Pasca ditangkap, kedua aktivis tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolres Rohul untuk menjalani pemeriksaan yang baru selesai Senin subu.
"Dugaan sementara tindak pidana pemerasan,"‎ ungkap AKP M. Wirawan di Pasirpangaraian, Selasa (26/9/17).
AKP M. Wirawan mengatakan modus dilakukan tersangka RH dan PS, yakni kedua aktivis ini mendatangi korban dengan ancaman mau menggelar unjuk rasa berkaitan Anggota DPRD Rohul Teddy Mirza Dal.
Diakuinya, akibat ancaman tersebut membuat korban takut. Kedua aktivis menunjukkan surat bahwa mereka akan melakukan unjuk rasa.
"Sehingga tersangka menawarkan kalau tidak mau demo dilaksanakan, agar diserahkan sejumlah uang," tambah AKP M. Wirawan.
Kedua tersangka, diakui AKP M. Wirawan, awalnya meminta uang ke Anggota DPRD Rohul Teddy Mirzal Dal sebesar Rp 50 juta.
"Permintaan‎ Rp 50 juta, namun hanya terealisasi Rp 10 juta," ungkapnya.
Uang tunai Rp10 juta ditemukan polisi di dalam tas milik tersangka RH yang dibawa PS. Selain uang Rp10 juta sebagai barang bukti, polisi turut menyita tas dan handphone milik tersangka.
Ditanya demo soal apa yang akan dilakukan kedua tersangka hingga mengancam korban Teddy, AKP M. Wirawan mengaku belum mengetahuinya.
"Saya belum mendalaminya lebih lanjut, karena ada tertuang dalam surat," tutup AKP M. Wirawan dan mengaku kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjutan hingga hari ini.(r12/rt)
Komentar Anda :