Lagi, Tim Saber Pungli OTT Oknum Kasi BPN Rohul
Sabtu, 10-06-2017 - 11:03:11 WIB
 |
Tersangka Oknum Kasi BPN diamankan Tim Saber Pungli
|
Riau12.com-PEKANBARU-Seorang Kepala Seksi (Kasi) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) ditangkap Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (pungli) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang dipimpin Kasat Reskrim Polres AKP. M. Wirawan Novianto.
Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, SIK, MM, Jumat malam (9/6/17), membenarkan ada penangkapan itu.
Disebutkan, penangkapan terhadap oknum Kasi BPN Rohul itu berawal dari laporan korban dari kantor notaris Sepriyandi dan Eni Endahwati. Ketika itu korban akan mengurus 35 sertifikat Hak Tanggungan dan 2 permohonan pengurusan pendaftaran turun waris.
Kedua korban sebenarnya sudah membayar penerimaan negara bukan pajak (PNBP) resmi di loket kantor BPN Rohul pada Februari 2017 sebesar Rp. 10.600.000,- . Namun berkas yang diajukan tidak juga kunjung selesai.
Karena tak kunjung selesai pelapor lalu mendatangi tersangka, Rabu (7/6/17) lalu. Sang Kasi BPN ini lalu meminta uang sebesar Rp.22.980.000,- di luar biaya resmi. Kalau tidak, berkas yang diajukan pelapor tidak akan diteruskan ke atasannya, yang tidak lain adalah Kepala BPN Rohul.
Kedua pelapor yang merupakan notaris ini menyanggupinya. Tetapi pembayaran dilakukan melalui 2 tahap. Tahap awal diberikan Rp.11 juta. Sisa atau kekurangannya sebesar Rp. 11.980.000,- akan dilunasi melalui ATM. Oleh pelapor dugaan pungli ini lalu dilaporkan kepada tim Saber Pungli Rohul.
Tim Saber Pungli lalu menjebak yang bersangkutan. Setelah dipastikan ada transaksi, terlapor lalu ditangkap di ruang kerjanya, sekira pukul 15.30 WIB.
Selain mengamankan terlapor, tim Saber Pungli menyita barang bukti berupa uang tunai Rp11 juta, 2 lembar sertifikat Hak Tanggungan, 29 sertifikat Hak Guna Bangunan dan 2 lembar data berkas permohonan yang belum selesai beserta catatan besaran uang biaya pengurusan.
"Oknum pegawai BPN tersebut dan barang bukti telah diamankan, dibawa ke Polres Rokan Hulu untuk diproses hukum lebih lanjut," tandas Guntur.(r12/rt)
Komentar Anda :